Pasuruan - Banjir yang sempat menggenangi wilayah Pasuruan, Jawa Timur, Senin pagi mulai surut, sehingga arus lalu lintas yang melewati Desa Tambakrejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, yang sempat lumpuh telah normal kembali. Namun banjir yang telah surut itu masih merendam rumah warga di tiga desa di wilayah Kecamatan Bangil, yakni Kalirejo, Kalianyar, dan Tambaan. Banjir di wilayah Pasuruan pada Minggu (25/12) malam telah menggenangi jalan raya pantai utara di Kraton, sehingga arus lalu lintas antara Pasuruan - Bangil menjadi lumpuh total sampai Senin dini hari. Seluruh jenis kendaraan dari Surabaya menuju ke Probolinggo atau sebaliknya dialihkan lewat Pandaan - Purwosari - Pasuruan. Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan Yudha Tri Widya Sasongko menyebutkan bahwa banjir di wilayah Kraton merendam jalan raya setinggi 60 Cm, sehingga arus lalu lintas antara Pasuruan - Bangil lumpuh total. Banjir di Pasuruan merendam tiga wilayah kecamatan di Kabupaten Pasuruan, yakni Bangil, Pohjentrek dan Kraton. Banjir di Bangil merendam ratusan rumah warga di wilayah Kelurahan Kalirejo, Kalianyar, dan Tambaan. Sedangkan banjir di Pohjentrek merendam Desa Sukorejo, dan di wilayah Kraton merendam Desa Tambakrejo. Banjir di Pasuruan disebabkan tingginya curah hujan di wilayah hulu. Hujan deras di wiyalah Lawang, Malang, meluapkan Sungai Welang. Sehingga desa-desa di wilayah Kecamatan Pohjentrek, dan Kraton terendam banjir dan yang terparah di Desa Tambakrejo. (*)


Editor : Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2026