Sumenep - Harga rata-rata beras kualitas premium dalam kemasan di pasaran Kabupaten Sumenep relatif stabil dibanding pekan lalu pada kisaran Rp177 ribu hingga Rp197 ribu per sak isi 25 kilogram.
"Hasil pemantauan yang kami lakukan, harga beras tidak mengalami perubahan. Namun, jika dibanding pada akhir September lalu, harga beras turun," kata Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumenep, A Tirmidi, Senin.
Pada akhir September lalu, harga beras kualitas premium di Sumenep mencapai Rp202 ribu per sak isi 25 kilogram.
"Di Sumenep, beras kualitas premium dalam kemasan yang rata-rata dikonsumsi warga adalah merek 'Ikan Paus', 'Lima Jaya Super', dan 'Lima Jaya'," kata Tirmidi, menerangkan.
Sesuai hasil pemantauan yang dilakukan staf Disperindag Sumenep pada Senin ini, harga rata-rata gula pasir warna putih naik dari Rp9.800 per kilogram pada pekan lalu menjadi Rp10.200.
Harga minyak goreng curah juga naik dari Rp9.200 per kilogram menjadi Rp10.000.
Sementara harga cabai merah besar, turun dari Rp15 ribu per kilogram menjadi Rp12 ribu, dan cabai kecil tetap Rp10 ribu.
Ada pun lokasi pemantauan harga komoditas tersebut adalah di Pasar Anom Baru dan Pasar Bangkal Baru, semuanya di Kecamatan Kota. (*)
Editor : Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.