Surabaya - Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberikan bantuan modal kepada 3.45 unit usaha untuk warga kurang mampu di Kelurahan Balas Klumprik, Kecamatan Wiyung, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu. "Yang terpenting bukan berapa jumlahnya. Tapi tindak lanjut memberdayakan dan memulai pola usaha yang akan dilakukan," ujar Gubernur Jawa Timur Soekarwo di sela penyerahan bantuan modal usaha. Ia berharap bantuan modal usaha ini bisa membangun modal sosial di masyarakat, khususnya di kawasan Balas Klumprik. "Kami berusaha membangun mereka agar semuanya peduli dan bisa membantu masyarakat lainnya setelah sukses menjadi pengusaha kecil hingga menengah," ujar gubernur yang akrab disapa Pakde Karwo tersebut. Selain itu, lanjut dia, pembinaan dan pemberdayaan terhadap para pengusaha kecil tetap dilakukan oleh Pemprov Jatim. Pakde Karwo berharap ke depan bisa kembali memberikan bantuan terhadap masyarakat. Bentuk bantuan yang diberikan antara lain berupa gerobak bakso, alat usaha bengkel mesin dan otomotif, alat tukang potong rambut, mesin jahit, serta uang tunai Rp2 juta sebagai modal usaha. Pemprov Jatim juga memberikan bingkisan sembako kepada 150 warga lanjut usia dan bantuan sembako kepada 1.000 warga lainnya. Tidak hanya itu saja, layanan kesehatan juga diberikan untuk 750 warga. "Pelayanan kesehatan berupa pelayanan umum, pemeriksaan laboratorium, pelayanan dari ahli mata, gigi, jiwa, dan gizi serta donor darah," kata Sekdaprov Jatim Rasiyo menambahkan. Menurut Rasiyo, selain meringankan beban warga kurang mampu, bantuan dari Pemprov merupakan salah satu bentuk rasa syukur menjelang peringatan HUT ke-66 Provinsi Jatim. "Kami harap masyarakat yang menerima bantuan bisa sukses dan menjadi seorang pengusaha besar nantinya," kata mantan Kepala Dinas Pendidikan Jatim tersebut. (*)


Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026