Momen ini kita juga siaga terhadap adanya gangguan cuaca dan bencana alam yang dapat mengganggu distribusi
Surabaya (ANTARA) - Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menyediakan tiga Rumah Pertamina Siaga di jalur tol yang siap mengecek kondisi kesehatan pemudik, menyediakan tempat beristirahat sementara dengan aman dan nyaman.
 
Executive GM Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Dwi Puja Ariestya usai meninjau Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Rest Area Tol Surabaya-Mojokerto KM 725A, Gresik, Jumat, mengatakan Rumah Pertamina Siaga tersebut difungsikan agar pemudik merasa nyaman dan membantu mengurangi kecelakaan akibat faktor kelelahan.
 
"Momen ini kita juga siaga terhadap adanya gangguan cuaca dan bencana alam yang dapat mengganggu distribusi. Serta menyiagakan seluruh instalasi Pertamina maupun lembaga penyalur utamanya terhadap faktor keamanannya," ujarnya.
 
Oleh karena itu, pihaknya membentuk Satgas RAFI Pertamina Siaga mulai tanggal 1 April - 2 Mei 2023 yang akan memonitor secara ekstra untuk menjamin distribusi. 
 
"Dalam mendukung kelancaran perjalanan selama periode Pertamina Siaga, kami menambah layanan berupa 100 Motorist Pertamina Delivery Service dan 15 Kantong BBM berbentuk Mobil Tanki (Mobile Storage) se-Jatimbalinus," katanya.
 
Para motorist tersebut, lanjutnya, akan siaga pada titik-titik rawan kemacetan, bencana dan konsentrasi pemudik serta destinasi wisata utama di Jatimbalinus.
 
"Kedua layanan tersebut untuk memangkas jarak suplai dan mendekatkan energi ke konsumen," ucapnya.
 
Selain itu, pihaknya juga menambah sepuluh Kios Modular Dispenser untuk sepuluh titik Rest Area yang tidak memiliki SPBU. 
 
"Kemudian menyiagakan 13 SPBU di Jalur Tol dan 1075 SPBU dan 764 Agen LPG Siaga di Jalur Non Tol dengan menambah jam operasional mereka," tuturnya.
 
Ariestya berharap, agar selama perjalanan tidak menemui kendala pada mesin kendaraan dan dapat melakukan pembelian bahan bakar berkualitas seperti Pertamax Series dan Dex Series.
 
"Sebagaimana catatan kami untuk konsumsi pada momen natal dan tahun baru yang lalu peningkatan terjadi pada produk Pertamax meningkat total 15 persen dan Dex Series meningkat total 7,5 persen dibandingkan normal harian pada saat itu," tuturnya.
 
Hal tersebut, menurutnya, dapat membuktikan bahwa pemudik sudah sadar akan penggunaan BBM berkualitas saat melakukan perjalanan Jauh. 
 
"Kami harapkan dapat diterapkan secara kontinyu menggunakan BBM sesuai spesifikasi oktan kendaraan pada konsumsi sehari-hari agar mesin terus terjaga," kata Ariestya.


Pewarta: Naufal Ammar Imaduddin
Editor : Fiqih Arfani
COPYRIGHT © ANTARA 2026