Malang - Rohim Wahyu (3,5 tahun), seorang balita asal Kabupaten Malang, Jawa Timur, yang menderita penyakit kulit bersisik di sekujur tubuhnya, segera dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang. "Rencananya, Senin (8/8)," kata orang tua balita, Sulistyowati (26), Minggu. Ia mengatakan, dirujuknya Rohim tersebut, setelah dirinya mengurusi segala proses administrasi di kantor kelurahan setempat. Sementara kedatangan Rohim ke RSSA Malang rencananya akan didampingi oleh petugas Puskesmas Kecamatan Kasembon. "Setelah mengurusi proses administrasi di kantor kelurahan, saya bersama petugas Puskesmas akan datang ke RSSA Malang," kata Sulistyowati. Kepala Puskesmas Kecamatan Kasembon, dr Helma Eviyeni, membenarkan hal tersebut. Menurut dia, dirujuknya Rohim ke RSSA Malang bertujuan untuk diperiksa ulang mengenai penyakit yang dideritanya, sebab bocah yang tinggal di Dusun Bocok, Desa Pondok Agung, Kecamatan Kasembon tersebut sebelumnya pernah menjalani pemeriksaan di RSSA. Namun, balita itu tidak pernah datang lagi ke RSSA karena tidak adanya biaya untuk menuju rumah sakit. Camat Kasembon, Endah Parminingtyas, mengaku siap memfasilitasi seluruh urusan administrasi bocah tersebut. "Kami memang berkomitmen agar permasalahan bocah ini selesai dan segera ditangani serius oleh pihak RSSA Malang, sebab kami merasa kasihan dengan penyakit yang dideritanya," kata Endah. Sebelumnya, penyakit yang diderita Rohim dan sempat mencuat di sejumlah media tersebut, sehingga balita itu menjadi perhatian serius anggota DPRD Provinsi Jatim dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, Zaini Nashirudin, saat menjalani reses di Kabupaten Malang (6/8). Zaini menilai, Pemkab Malang melalui Dinas kesehatan sangat lamban menangani kasus tersebut, sehingga kondisi bocah sangat memprihatinkan karena tidak ada biaya untuk berobat. "Keadaan keluarganya adalah kategori sangat miskin, tetapi mengapa penanganannya harus bersifat birokratis dan prosedural sekali, seharusnya lebih mengutamakan pelayanan terlebih dahulu, sedangkan mekanisme administrasi bisa menyusul," katanya. Untuk itu, pihaknya mendorong agar Pemkab Malang melalui Dinkes segera melakukan pengobatan secara berkala dengan membawa bocah tersebut ke RSSA Malang untuk menjalani kesembuhan.


Editor : Edy M Yakub
COPYRIGHT © ANTARA 2026