Surabaya - PT Semen Gresik Tbk hingga kini belum memutuskan untuk kembali menjadi sponsor utama pelaksanaan turnamen tenis internasional ITF Junior Piala Widjojo Soejono pada 25-30 Oktober 2011. Kepala Biro Bina Lingkungan PT Semen Gresik, Eko Honeng Setyobudi, ketika dihubungi wartawan di Gresik, Rabu, mengatakan bahwa dana pembinaan tenis sebelumnya sudah dialokasikan untuk Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Tenis Semen Gresik. Untuk program kerja sama dengan Pengprov Pelti Jawa Timur tersebut, perusahaan semen nasional itu telah menggelontorkan dana lebih dari Rp600 juta pada tahun ini. "Kalau untuk menjadi sponsor turnamen ITF Junior, kami masih perlu membahasnya lagi. Selain itu, kami juga belum menerima pengajuan proposal dari panitia penyelenggara," katanya. Selama tiga tahun berturut-turut pelaksanaan ITF Junior, Semen Gresik selalu menjadi sponsor utamanya. Dukungan itu tidak lepas dari keberadaan Dirut PT Semen Gresik Dwi Soetjipto yang juga menjabat Ketua Pengprov Pelti Jatim. Program Pusdiklat Tenis SG merupakan gagasan Dwi Soetjipto sejak terpilih memimpin Pelti Jatim tiga tahun lalu, tetapi baru bisa direalisasikan pada 2011. Saat ini, terdapat 13 petenis dari berbagai daerah di Jatim yang mengikuti Pusdiklat untuk disiapkan menghadapi PON 2012 di Riau. Secara terpisah, Sekretaris Umum Pengprov Pelti Jatim Irmantara Subagio mengakui bahwa pihaknya belum mendapatkan sponsor untuk menyelenggarakan turnamen ITF Junior 2011. "Secepatnya kami akan mendekati beberapa calon sponsor untuk mencari dukungan dana, salah satunya PT Semen Gresik. Anggaran sudah disusun, tinggal diajukan ke pihak sponsor," katanya. Ia menambahkan, turnamen ITF Junior merupakan satu-satunya turnamen internasional grade empat yang digelar rutin Pelti Jatim, sehingga sangat disayangkan kalau harus terhenti. "Kami optimistis bisa mendapatkan sponsor. Rencananya Kamis (4/8), kami bertemu pimpinan Semen Gresik sekaligus meninjau pelaksanaan Pusdiklat di Gresik," tambahnya.


Editor : M. Irfan Ilmie
COPYRIGHT © ANTARA 2026