Jember - Sebanyak 12 pemuda ASEAN yang tergabung dalam "Asean Youth Expedition" mengunjungi Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu. Koordinator Asean Youth Expedition berasal dari Indonesia, Arif Firmansyah, di Jember, Sabtu, mengatakan, belasan pemuda ASEAN itu berkunjung ke kampus Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN). Mereka juga berencana menyaksikan Jember Fashion Carnival (JFC) yang berlangsung Minggu (24/7) di alun-alun Jember. "Hari ini (23/7), kami berkunjung ke kampus STAIN untuk mengenal lebih banyak tentang pendidikan yang diajarkan di sini dan besok (24/7) akan menonton JFC," katanya. STAIN Jember menggandeng "Indonesia In Action" melalui kegiatan "Asean Youth Expedition Road to Jember" dalam rangka menyaksikan karnaval busana unik dan spektakuler yang dikemas dalam JFC. "Kunjungan ke Jember untuk mengetahui lebih banyak tentang seni dan budaya di Jember, bahkan kami bangga bisa mendapatkan kesempatan untuk menyaksikan JFC X," katanya. Asean Youth Expedition diwakili oleh 12 pemuda ASEAN berasal dari Laos, Rusia, Perancis, Rumania, dan perwakilan Asosiasi Internasional Mahasiswa Ilmu Ekonomi dan Dagang (AIESEC). "Banyak pemuda di ASEAN yang penasaran ingin melihat lebih dekat parade busana unik dengan "catwalk" sepanjang 3,6 kilometer di Jember," kata Arif Firmansyah yang juga mahasiswa psikologi Universitas Paramadina Jakarta itu. JFC X akan menampilan sebanyak 600 peserta defile terbaik sejak JFC I hingga JFC IX, dengan tema utama "Eyes On Triumph" yakni defile Punk, India, Athena, Tsunami, Bali, Borneo, Roots, Animal Plant, dan Butterfly. Ketua STAIN Jember, M. Khusnuridlo, mengaku bangga dikunjungi oleh pemuda ASEAN karena hal tersebut merupakan salah satu promosi kampus tersebut ke mancanegara. "Selain berkunjung ke kampus STAIN, belasan pemuda ASEAN itu akan menyaksikan JFC yang digelar di alun-alun Jember," katanya. Ia mengatakan, kedatangan pemuda Asean tersebut bisa dimanfaatkan oleh dosen dan mahasiswa STAIN untuk saling bertukar pengetahuan dan budaya.


Editor : Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2026