Jember - Pertumbuhan koperasi di Kabupaten Jember, Jawa Timur, masih stabil yakni sekitar 40-50 koperasi baru, setiap tahun. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Jember, Mirfano, di sela-sela peringatan Hari Koperasi ke-64 di aula PB Sudirman Pemkab Jember, Selasa. "Alhamdulillah pertumbuhan koperasi di Jember terus berkembang, meski banyak mengalami kendala dalam perjalanan menuju koperasi yang sehat," tuturnya. Menurut dia, jumlah koperasi di Kabupaten Jember sebanyak 1.698 koperasi, namun koperasi yang sudah melaksanakan rapat anggota tahunan (RAT) sekitar 300 koperasi. "Seharusnya jumlah koperasi yang melakukan RAT sebanyak 986 lembaga, namun masih 30 persen yang bisa melaksanakan RAT itu," katanya. Dalam peringatan Hari Koperasi itu, sejumlah pimpinan dewan koperasi Indonesia (Dekopin) daerah Kabupaten Jember periode 2010-2015 dikukuhkan oleh Penjabat Bupati Jember, Zarkasi. "Untuk menghadapi persoalan bangsa yang semakin kompleks, dengan persaingan global dan tingginya angka kemiskinan, maka landasan ekonomi bangsa haruslah benar-benar kuat," kata Zarkasih dalam sambutan pengukuhan Dekopin Jember. Menurut dia, landasan ekonomi yang kuat dapat diperoleh dari kebangkitan koperasi dengan kerja sama masyarakat sebagai pelaku ekonomi sesuai perspektif ekonomi kerakyatan. "Dalam perspektif ekonomi kerakyatan, seharusnya rakyat yang menjadi titik pusat yang harus diberdayakan sebagai pelaku ekonomi yang tangguh dengan misi kerakyatan, sehingga gerakan koperasi diharapkan mampu meningkatkan kemandirian rakyat," paparnya. Ia berharap pertumbuhan koperasi di Jember dapat mendorong kebangkitan ekonomi daerah, sehingga bisa mengurangi angka kemiskinan. "Mudah-mudahan pimpinan dan anggota koperasi memiliki komitmen penuh dalam memantapkan koperasi sebagai pilar pembangunan ekonomi daerah," katanya, menambahkan.


Editor : Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2026