Besar harapan kami agar pemerintah, sektor industri, dan sektor informal maupun semi-informal lainnya dapat bergabung dalam inisiatif ini untuk mewujudkan Indonesia yang lestari
Surabaya (ANTARA) - Asosiasi untuk Kemasan dan Daur Ulang Bagi Indonesia yang Berkelanjutan atau Packaging and Recycling Association for Indonesia Sustainable Environment (PRAISE) memperkenalkan program pemulihan kemasan untuk menjawab tantangan praktik ekonomi sirkuler di Indonesia.

Ketua Umum PRAISE Karyanto Wibowo dalam siaran pers yang diterima ANTARA di Surabaya, Kamis, berharap keberadaan program pemulihan kemasan atau Packaging Recovery Organization (PRO) dapat memberikan sudut pandang dan inovasi baru menghadapi berbagai tantangan pada pengelolaan sampah serta percepatan praktik ekonomi sirkuler di Indonesia.

"Besar harapan kami agar pemerintah, sektor industri, dan sektor informal maupun semi-informal lainnya dapat bergabung dalam inisiatif ini untuk mewujudkan Indonesia yang lestari," ujarnya.

Permasalahan timbulan sampah sejatinya memiliki peluang untuk dimanfaatkan lebih lanjut agar dapat memberikan nilai tambah pada rantai pasokan melalui praktik ekonomi sirkuler.

Pada 2017, praktik ekonomi sirkuler pada 5.244 bank sampah di lintas 34 provinsi Indonesia berhasil menciptakan peluang kerja dan bidang pekerjaan baru bagi komunitas di sekitarnya.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekdaprov Jatim, Jumadi, menambahkan adanya kesempatan dan potensi yang bisa dimanfaatkan oleh Jatim, salah satunya di Kota Surabaya, maka inisiatif Extended Stakeholder Responsibility (ESR) telah bisa diterapkan.

Oleh karena itu, kata dia, diharapkan program PRO dapat berhasil menjadi mesin perubahan ekonomi, sosial, dan lingkungan di Jawa Timur.

"Dengan adanya program PRO sebagai upaya kolektif dari industri, saya optimistis akan bisa memberi manfaat sosial ekonomi maupun lingkungan dari praktik ekonomi sirkuler," katanya mewakili Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Harapannya ke depan, lanjut dia, program ini akan bisa dikembangkan di kabupaten/kota lain di Jatim sehingga manfaatnya semakin bisa dirasakan masyarakat luas. (*)

Pewarta: Fiqih Arfani
Editor : Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2026