Kasi Data dan Informasi BMKG Juanda Teguh Tri Susanto saat dikonfirmasi di Sidoarjo, Senin, menjelaskan, saat ini Jawa Timur masih dalam posisi musim kemarau dan terlihat terdapat titik api di wilayah Sidoarjo.
"Kami tetap mewaspadai potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan, terutama jika melakukan pembakaran-pembakaran sampah," katanya.
Ia menjelaskan, terkait kejadian kebakaran hutan dan lahan jika itu sudah terjadi perlu dilakukan antisipasi secara dini.
"Kami juga berkoordinasi dengan petugas terkait lainnya seperti TNI, Polri, BPBD dan lainnya untuk proses pencegahan dan pemadaman kebakaran hutan dan lahan," ujarnya.
Ia menjelaskan, BMKG terus melakukan pembaruan informasi untuk disebarluaskan kepada pemangku kepentingan dan juga masyarakat luas.
"Masyarakat hendaknya tetap menjaga kondisi tubuh mengingat musim kemarau diperkirakan akan terjadi sampai dengan Oktober mendatang dan juga perbedaan suhu yang sangat terasa di malam dan siang hari," katanya.
Untuk wilayah perairan, lanjut dia, perlu diwaspadai adanya peningkatan tinggi gelombang tinggi laut.
"Informasi tentang BMKG ini akan selalu diperbarui dan disebarkan kepada masyarakat kepada berbagai saluran yang ada, salah satunya di grup whatsapp," katanya.
Pewarta: Indra SetiawanEditor : Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.