"Kita semua harus menghormati apapun keputusan MK," kata Bamsoet kepada Antara di Jakarta, Kamis.
Dia mengatakan semua pihak harus lapang dada terhadap putusan MK dan tidak perlu membuat tindakan yang bisa merugikan bangsa Indonesia ke depan.
Menurut dia, semua pihak harus berjiwa ksatria menyikapi putusan MK dan sudah saat membangun bangsa pasca-Pemilu 2019.
"Hentikan kekisruhan, dan saatnya membangun bangsa. Kita hormati keputusan MK," ujarnya.
Sebelumnya, Mahkamah Konstitusi memajukan jadwal pembacaan putusan untuk perkara perselisihan hasil pemilihan presiden dan wakil presiden (sengketa Pilpres) 2019, yang semula dijadwalkan pada Jumat (28/6) menjadi Kamis (27/6).
Kepala Bagian Humas dan Kerja Sama Dalam Negeri Mahkamah Konstitusi Fajar Laksono Soeroso mengatakan tidak ada alasan khusus mengapa jadwal pembacaan putusan ini dipercepat. (*)
Pewarta: Imam BudilaksonoEditor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.