Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus naik 1,90 dolar AS atau 0,14 persen, menjadi menetap di 1.331,20 dolar AS per ounce.
Indeks-indeks acuan di bursa saham Wall Street mundur pada perdagangan Selasa (11/6/2019), setelah mencatat reli yang signifikan selama sesi sebelumnya. Ketika ekuitas membukukan kerugian, emas berjangka biasanya naik karena daya tarik sebagai aset safe-haven.
Dukungan tambahan datang dari dolar AS yang melemah. Indeks dolar AS, ukuran greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, turun 0,07 persen menjadi 96,70 tak lama sebelum penyelesaian perdagangan emas.
Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah. Ketika dolar AS melemah biasanya emas berjangka akan naik karena emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lainnya.
Sehari sebelumnya, emas berjangka turun lebih dari satu persen karena aksi ambil untung setelah terus meningkat selama delapan sesi berturut-turut, menyusul penguatan dolar AS dan kenaikan ekuitas secara signifikan.
Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli naik 10,1 sen atau 0,69 persen menjadi ditutup pada 14,74 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli naik 9,10 dolar AS atau 1,13 persen, menjadi berakhir pada 814,30 dolar per ounce. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.
Pewarta: Apep SuhendarEditor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.