Refleksi prestasi ini merupakan acara tahunan yang dilaksanakan setiap akhir tahun. Acara ini sudah yang keempat kalinya
Kediri (Antaranews Jatim) - Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar memaparkan capaian kinerja dan prestasi selama 2018, sebagai bentuk refleksi agar ke depan pemerintahan semakin bagus.

"Refleksi prestasi ini merupakan acara tahunan yang dilaksanakan setiap akhir tahun. Acara ini sudah yang keempat kalinya," kata Wali Kota di Kediri, Kamis.

Dalam kegiatan itu, Wali Kota memaparkan tentang pembangunan jembatan baru, yakni jembatan brawijaya yang ditargetkan akhir 2018 ini selesa dibangun. 

Selain itu, Wali Kota juga mengungkapkan tentang kabar biaya sekolah untuk SMA yang rencananya digratiskan. Saat ini, pemerintah kota memberikan subsidi untuk pelajar SMA sebesar Rp75 ribu, sehingga meringankan beban orang tua murid warga Kota Kediri.

Mas Abu, sapaan akrab Wali Kota juga menjelaskan program beasiswa pendidikan di Kota Kediri juga peminatnya cukup tinggi. Dirinya awalnya menargetkan akan memberikan beasiswa pada 1.500 anak asal Kota Kediri, namun dalam realisasinya lebih dari target tersebut.

Selain itu, saat ini IPK Kota Kediri juga semakin meningkat. Salah satunya juga dipengaruhi banyaknya lembaga pendidikan baik negeri maupun swasta. Di Kediri, banyak universitas negeri misalnya ada politeknik, hingga universitas brawijaya yang juga telah membuka kelas di Kediri.

Wali Kota juga sempat pamitan pada warga yang ikut dalam acara refleksi prestasi di Kota Kediri tersebut. Jabatan dirinya serta Wakil Wali Kota Kediri Lilik Muhibbah akan berakhir pada April 2019. Selama masih dalam proses menunggu pelantikan, dimungkinkan adanya pejabat sementara, hingga keduanya dikukuhkan lagi sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kediri lima tahun ke depan. 

Ia berharap, masyarakat terutama di tingkat RT juga ikut menjaga kekompakan. Pemerintah telah membuat program pemberdayaan masyarakat dengan besaran yang diberikan Rp50 juta per RT per tahun. Dana itu diharapkan bisa dibuat untuk jangka panjang, sehingga pembnagunan di lingkungan bisa lebih baik.

Mas Abu juga memaparkan berbagai prestasi yang diperoleh Kota Kediri. Setidaknya terdapat 13 penghargaan bergengsi yang telah didapat. Beberapa di antaranya penghargaan "statistical" kota/kabupaten se-Jatim, capaian LPPD Kota Kediri dengan status sangat tinggi bintang dua, lima terbaik penyelenggara PTSP terbaik se-Indonesia, dan sejumlah penghargaan lainnya. 

Selain itu, untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat, pemkot kini telah meluncurkan program pelayanan elektronik "E-suket" di kelurahan dan kecamatan. Masyarakat bisa memanfaatkan lewat dalam jaringan untuk pengurusan surat keterangan, sehingga hanya tinggal menunggu selesai. (*)

Pewarta: Asmaul Chusna
Editor : Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2026