London (Antara/Xinhua) - Saham-saham Inggris berakhir lebih rendah pada perdagangan Rabu (10/10), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London turun 1,27 persen atau 91,85 poin, menjadi 7.145,74 poin.

Kingfisher, sebuah perusahaan perbaikan rumah internasional, melonjak 3,65 persen, menjadi peraih keuntungan teratas (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips".

Disusul oleh saham BT Group dan United Utilities Group, yang masing-masing meningkat sebesar 3,63 persen dan 3,41 persen.

Di sisi lain, Mondi, grup perusahaan kertas dan kemasan internasional, mencatat kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya anjlok 8,74 persen.

Diikuti oleh saham Burberry Group, perusahaan merek barang mewah global, yang jatuh 8,09 persen, serta Halma, kelompok perusahaan teknologi yang membuat produk untuk deteksi bahaya dan perlindungan kehidupan, turun 6,77 persen.

Di Jerman, saham-saham Jerman ditutup lebih rendah pada perdagangan Rabu (10/10), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt jatuh 264,72 poin atau 2,21 persen, menjadi 11.712,50 poin.

Penyedia teknologi internet dan jasa-jasa keuangan global Wirecard menderita kerugian paling banyak (top loser) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan sahamnya anjlok 11,39 persen.

Dikuti oleh saham perusahaan perangkat lunak multinasional SAP serta pembuat pakaian dan peralatan olahraga Adidas, yang masing-masing jatuh 4,93 persen dan 4,57 persen.

Sementara itu, perusahaan telekomunikasi Jerman Deutsche Telekom meraih keuntungan paling besar (top gainer) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya menguat 2,23 persen.

Disusul oleh saham perusahaan farmasi Merck serta perusahaan kimia dan farmasi multinasional Bayer, yang masing-masing naik, 0,72 persen dan 0,47 persen.

Wirecard adalah saham yang paling aktif diperdagangkan sepanjang hari, dengan nilai transaksi mencapai 472,10 juta euro (542,91 juta dolar AS).

Di Prancis,  saham-saham Prancis ditutup lebih lemah pada perdagangan Rabu (10/10), dengan indeks acuan CAC-40 di Paris merosot 2,11 persen atau 112,33 poin, menjadi 5.206,22 poin.

Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40 tercatat 33 saham mengalami penurunan harga.

Grup ritel Prancis Carrefour menguat 1,96 persen, merupakan peraih keuntungan terbesar (top gainer)  di antara saham-saham unggulan atau "blue chips".

Diikuti oleh saham grup telekomunikasi Prancis Orange yang meningkat 1,84 persen, dan perusahaan farmasi multinasional Prancis Sanofi naik 1,39 persen.

Sementara itu, perusahaan produsen barang mewah Prancis, Kering, mengalami kerugian terbesar (top loser) dari saham-saham unggulan, dengan sahamnya anjlok 9,62 persen.

Disusul oleh saham konglomerat produsen barang mewah multinasional Prancis LVMH yang jatuh 7,14 persen, serta perusahaan elektronik dan produsen semikonduktor multinasional Prancis-Italia STMicroelectronics kehilangan 5,80 persen. 

Di Spanyol,  saham-saham Spanyol berakhir lebih rendah pada perdagangan Rabu (10/10), dengan indeks acuan IBEX-35 di Madrid melemah 1,05 persen atau 97,60 poin, menjadi total 9.116,90 poin.

Perusahaan otomotif CIE Automotive menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan sahamnya jatuh 6,31 persen.

Disusul oleh saham perusahaan manufaktur baja ArcelorMittal dan operator bandara Aena, yang masing-masing kehilangan 4,84 persen dan 4,74 persen.

Di sisi lain, perusahaan telekomunikasi Telefonica membukukan keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya menguat 1,10 persen.

Diikuti oleh bank Spanyol Banco Sabadell yang menguat 1,09 persen, dan bank Spanyol Bankia naik 0,21 persen. (*)

Pewarta: Supervisor
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026