London (Antara/Xinhua) - Saham-saham Inggris berakhir lebih rendah pada perdagangan Jumat (7/9), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London turun 0,56 persen atau 41,26 poin, menjadi 7.277,70 poin.

Smith & Nephew, perusahaan manufaktur peralatan medis multinasional Inggris, melonjak 2,18 persen, menjadi peraih keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan atau "blue chips".

Diikuti oleh saham Sage Group dan WPP yang  masing-masing meningkat 2,00 persen dan 1,79 persen.

Sementara itu, Antofagasta, kelompok penambangan tembaga, mencatat kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya jatuh 4,15 persen.

Disusul oleh saham Fresnillo, perusahaan tambang logam mulia, merosot 3,36 persen, serta Glencore, perusahaan perdagangan dan pertambangan komoditas multinasional, turun 2,68 persen.

Di Jerman, saham-saham Jerman ditutup hampir datar pada perdagangan Jumat (7/9), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt naik tipis 4,38 poin atau 0,04 persen, menjadi 11.959,63 poin.

Perusahaan farmasi Merck meraih keuntungan paling banyak (top gianer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan sahamnya menguat 1,37 persen.

Disusul oleh perusahaan perangkat lunak multinasional SAP dan asosiasi perumahan Vonovia, yang masing-masing naik 1,21 persen dan 0,82 persen.

Di sisi lain, perusahaan kimia dan farmasi multinasional Bayer menderita kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan jatuh 2,67 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan bahan bangunan multinasional HeidelbergCement dan produsen semikonduktor Infineon Technologies, yang masing-masing turun 2,49 persen dan 1,76 persen.

Perusahaan kimia dan farmasi multinasional Bayer adalah saham yang paling aktif diperdagangkan sepanjang hari omset mencapai 500,21 juta euro (580,99 juta dolar AS).

Di Prancis,  saham-saham Prancis berakhir sedikit lebih tinggi pada perdagangan Jumat (7/9), dengan indeks acuan CAC-40 di Paris menguat 0,16 persen atau 8,38 poin, menjadi 5.252,22 poin.

Sebanyak 25 saham dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40 berhasil membukukan kenaikan harga.

Grup perusahaan barang-barang mewah internasional Prancis, Kering, meningkat 3,98 persen, merupakan peraih keuntungan teratas (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips".

Diikuti oleh saham kelompok peritel terkemuka Prancis Carrefour yang bertambah 2,80 persen, serta grup perusahaan telekomunikasi Prancis Bouygues naik 1,60 persen.

Sementara itu, perusahaan manajemen energi Prancis Schneider Electric mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya jatuh 4,92 persen.

Disusul oleh saham perusahaan penyedia jasa-jasa kualitas kehidupan Prancis Sodexo yang kehilangan 2,36 persen, serta spesialis prasarana bangunan listrik dan digital Prancis, Legrand, turun 1,65 persen.

Di Spanyol,  saham-saham Spanyol ditutup melemah pada perdagangan Jumat (7/9), dengan indeks acuan IBEX-35 di Madrid berkurang 0,41 persen atau 37,50 poin, menjadi 9.171,20 poin.

Sebanyak 20 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX-35 tercatat mengalami penurunan harga.

Operator bandara AENA menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan sahamnya jatuh 3,76 persen.

Disusul oleh saham jaringan supermarket DIA dan pemberi pinjaman Spanyol Bankinter, yang masing-masing kehilangan 2,63 persen dan 1,80 persen.

Di sisi lain, perusahaan energi terbarukan Siemens Gamesa maju 1,64 persen, merupakan peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham perusahaan casing Viscofan yang menguat 1,21 persen dan perusahaan telekomunikasi Cellnex naik 0,91 persen. (*)

Pewarta: Supervisor
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026