Agro Solution Farm juga menjadi fasilitas layanan paripurna bagi mitra kami, para petani, dengan adanya berbagai kegiatan edukasi dan konsultasi. Inovasi dalam industri hanya dapat berjalan jika mendapatkan dukungan penuh dari dunia perguruan tinggi,Jember (Antaranews Jatim) - Universitas Jember (Unej) menggandeng Badische Anilin-und Soda-Fabrik (BASF) yang merupakan perusahaan multinasional produsen bahan-bahan kimia asal Jerman untuk membuka Agro Solution Farm (ASF) di lokasi kompleks Agrotechno Park Unej di Desa Jubung, Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Pembukaan Agro Solution Farm dilaksanakan oleh Wakil Rektor I bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni Universitas Jember Zulfikar dengan Presiden Direktur BASF Indonesia Daniel Loh dan disaksikan Business Director BASF untuk wilayah Asia Tenggara Martin Wolf di Agrotechno Park Unej, Kabupaten Jember, Rabu.
"Agro Solution Farm adalah bukti komitmen BASF sebagai produsen bahan kimia, termasuk pupuk dan pestisida di bidang pertanian, untuk mengintegrasikan antara riset industri dengan riset akademik," kata Presiden Direktur BASF Indonesia Daniel Loh di Jember.
Agro Solution Farm adalah fasilitas riset, edukasi, dan konsultasi mengenai pertanian bagi dosen dan mahasiswa Universitas Jember, serta petani di Jember dan sekitarnya.
Sebagai produsen untuk kebutuhan pertanian, lanjut dia, pihaknya perlu mengetahui dengan pasti apa yang dibutuhkan oleh para petani, kondisi nyata di lapangan beserta dinamika yang ada, sehingga BASF memutuskan berkolaborasi dengan Unej yang memiliki banyak peneliti dan telah menghasilkan banyak penelitian, khususnya di bidang pertanian.
"Agro Solution Farm juga menjadi fasilitas layanan paripurna bagi mitra kami, para petani, dengan adanya berbagai kegiatan edukasi dan konsultasi. Inovasi dalam industri hanya dapat berjalan jika mendapatkan dukungan penuh dari dunia perguruan tinggi," katanya.
Ia menjelaskan adanya fasilitas Agro Solution Farm juga menjadi perwujudan kerjasama antara industri dengan dunia akademik serta pemerintah, kolaborasi yang dikenal sebagai "triple helix" dalam pengembangan industri.
Pembantu Rektor I Unej Zulfikar dalam sambutannya mengatakan pendirian Agro Solution Farm di Agrotechno Park Unej sejalan dengan kebijakan Kampus Tegalboto untuk menjadikan Agrotechno Park di Jubung sebagai fasilitas penelitian pertanian dari hulu hingga hilir.
"Mulai tahun depan akan ada pembangunan berbagai fasilitas pendukung di Agrotechno Park Jubung yang didanai oleh Islamic Development Bank. Selain menjadi fasilitas riset, edukasi dan konsultasi pertanian, Agro Solution Farm juga akan menerima mahasiswa magang, bahkan memberikan kompetensi tambahan bagi mahasiswa Fakultas Pertanian dan Fakultas Teknologi Pertanian, sehingga saat lulus mereka memiliki sertifikat kompetensi tertentu, misalnya aplikator pestisida dan lainnya," katanya.
Kepala Dinas Pertanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Jember Maskur mengatakan kondisi tanah di Jember secara umum memerlukan perhatian khusus mengingat jumlah unsur hara dan mikroorganisme yang makin turun, dengan dibuktikan dengan makin tingginya permintaan pupuk non organik dari tahun ke tahun.
"Saya berharap pembukaan Agro Solution Farm memberikan manfaat nyata bagi petani dan Pemkab Jember, terutama bagaimana meningkatkan kesuburan tanah, serta usaha mewujudkan pertanian yang berkelanjutan, dan pertanian ramah lingkungan, apalagi kami mendapatkan target menyukseskan swasembada padi, jagung dan kedelai," ujarnya.
Fasilitas Agro Solution Farm berdiri di atas lahan seluas 2 hektare di dalam kompleks Agrotechno Park Jubung yang terdiri dari bangunan perkantoran, lahan penelitian, dan lahan pendidikan yang dapat digunakan oleh dosen, mahasiswa, petani dan termasuk oleh pihak Dinas Pertanian.
Pendirian fasilitas Agro Solution Farm adalah pengembangan dari penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani oleh Universitas Jember dengan BASF.(*)
Pewarta: Zumrotun SolichahEditor : Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.