Reckitt Benckiser Group, perusahaan barang konsumen multinasional Inggris, melonjak 7,91 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan atau "blue chips".
Disusul oleh saham Bt Group dan Pearson, yang masing-masing meningkat 4,96 persen dan 3,64 persen.
Di sisi lain, Rightmove, perusahaan portal properti, mencatat kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya jatuh 3,10 persen.
Diikuti oleh saham Just Eat, marketplace global terkemuka untuk pemesanan dan pengiriman makanan daring, turun 2,49 persen, serta Crh, sebuah kelompok bisnis bahan bangunan terdiversifikasi internasional, melemah 1,83 persen.
Di Jerman, saham-saham Jerman ditutup lebih tinggi pada perdagangan Jumat (27/7), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt bertambah 51,17 poin atau 0,40 persen, menjadi 12.860,40 poin.
Perusahaan telekomunikasi Jerman Deutsche Telekom meraih keuntungan paling banyak (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan sahamnya meningkat 2,45 persen.
Diikuti oleh saham maskapai penerbangan Jerman Lufthansa dan perusahaan kimia multinasional Linde, yang masing-masing naik 2,28 persen dan 2,25 persen.
Sementara itu, kelompok perusahaan kimia BASF mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahmanya jatuh 2,75 persen.
Disusul oleh saham Deutsche Boerse yang turun 1,70 persen, dan produsen otomotif Daimler melemah 0,64 persen.
BASF adalah saham yang paling aktif diperdagangkan sepanjang hari dengan omset mencapai 395,38 juta euro (463,11 juta dolar AS).
Di Spanyol, saham-saham Spanyol berakhir lebih tinggi pada perdagangan Jumat (27/7), indeks acuan IBEX-35 di Madrid menguat 0,90 persen atau 87,90 poin, menjadi 9.867,90 poin.
Sebanyak 28 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX-35 berhasil membukukan kenaikan harga.
Perusahaan infrastruktur Tecnicas Reunidas melonjak 10,05 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips".
Diikuti oleh saham perusahaan konsultan dan teknologi Indra A yang melompat 5,86 persen dan perusahaan infrastruktur Acciona naik 5,44 persen.
Sementara itu, jaringan supermarket DIA mengalami kerugian paling besar di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya anjlok 9,35 persen.
Disusul oleh perusahaan energi terbarukan Siemens Gamesa yang jatuh 3,72 persen, dan bank terbesar kelima Spanyol Banco Sabadell turun 2,99 persen. (*)
Pewarta: SupervisorEditor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.