Pada hari ini, Kamis (31/5) kami berangkatkan 90 santri Ponpes An-Nur ke dua kota tujuan, yakni Sumenep dan Denpasar. Sedangkan besok (Jumat, 1/6) memberangkatkan 100 santri dari Ponpes Nurul Jadid ke DenpasarMalang (Antaranews Jatim) - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) wilayah Malang menggandeng dua pondok pesantren dalam menggelar program BNI Digimudik 2018 dengan memberangkatkan para santri-santriwati yang ingin pulang ke kampung halaman selama Lebaran 1439 Hijriah.
CEO BNI Wilayah Malang Wiwi Suprihatno di Malang, Kamis mengemukakan dua pondok pesantren (Ponpes) yang digandeng tersebut adalah Ponpes An-Nur Bululawang (Malang) dan Ponpes Nurul Jadid (Probolinggo).
"Pada hari ini, Kamis (31/5) kami berangkatkan 90 santri Ponpes An-Nur ke dua kota tujuan, yakni Sumenep dan Denpasar. Sedangkan besok (Jumat, 1/6) memberangkatkan 100 santri dari Ponpes Nurul Jadid ke Denpasar," kata Wiwi di Malang, Jawa Timur.
Peserta mudik tanpa biaya dari BNI ini diperkenalkan dengan cara pendaftaran secara online (daring). BNI menyiapkan pilihan moda transportasi beragam, mulai dari Bus Executive AC, Kereta Api Executive, hingga Pesawat.
Selain memberangkatkan santri dari Ponpes ke kota-kota tujuan, katanya, juga digelar DigiCare BNI secara nasional di 17 lokasi. Program DigiCare tersebut adalah memberikan bingkisan Ramadhan bagi masyarakat kurang mampu sebanyak 7.200 paket, masing-masing senilai Rp200 ribu.
Isi paket DigiCare tersebut adalah beras seberat 10 kilogram, 2 liter minyak goreng dan dua kilogram gula pasir. Di wilayah kerja BNI Malang, program DigiCare difokuskan di empat daerah, yakni Banyuwangi, Tulungagung, Madiun, Ngawi, serta Jember.
"Program DigiCare untuk BNI wilayah Malang sebanyak 1.000 paket senilai Rp200 juta. Nilai setiap paket sama, yakni Rp200 ribu (beras 10 kilogram, minyak goreng 2 liter dan gula pasir 2 kilogram)," ujarnya.
Menurut Wiwi, kedua program yang diluncurkan selama Ramadhan 2018 tersebut merupakan rangkaian kegiatan HUT ke-72 BNI dengan harapan berbagi kebahagiaan dan sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan warga kurang mampu.
Direktur Ritel Banking BNI Tambok Setyawati menyatakan BNI Digimudik 2018 ini sebagai bentuk apresiasi terhadap loyalitas nasabah dan menjadi sarana bagi BNI untuk memaksimalkan program akuisisi dalam upaya meningkatkan dana pihak ketiga (DPK). Aktivitas ini sekaligus sebagai bentuk kepedulian BNI membantu pemerintah dalam mengatasi masalah transportasi.
Tahun ini, sesuai dengan target yang ditetapkan oleh Kementerian BUMN, BNI akan memberangkatkan 7.500 pemudik melalui moda transportasi bus, kereta api, dan pesawat. Kuota tiket untuk setiap moda transportasi tersebut adalah 6.250 tiket untuk bus executive AC, 1.000 tiket untuk kereta api executive, dan 250 tiket pesawat Garuda Indonesia.
Berbeda dengan tahun sebelumnya, kali ini nasabah melakukan pendaftaran secara online untuk mendapatkan kuota seat langsung dari telepon genggamnya melalui situs www.bni.co.id atau https://digimudik.bni.co.id. Selanjutnya melakukan validasi voucher tiket keberangkatan dengan transaksi Rp1 menggunakan aplikasi YAP di seluruh Kantor Cabang BNI area Jabodetabek.
"Selain itu, tahun ini peserta BNI Digimudik akan diberangkatkan dengan maskapai pesawat Garuda Indonesia. Untuk keberangkatannya akan diberikan pengalaman menggunakan Kereta Bandara dari Stasiun BNI City," ujar Tambok.
Tambok menambahkan, selain sebagai program loyalty untuk nasabah BNI, dalam program BNI Digimudik 2018 ini, BNI juga akan memberikan fasilitas mudik gratis untuk para santri, ustadz, ustadzah, serta karyawan pesantren yang berada di Jakarta, Surabaya dan Malang. BNI juga memfasilitasi para TKI yang ingin mudik, pegawai outsourcing dan pensiunan BNI, serta institusi yang bekerja sama dengan BNI.
Untuk menambah kenyamanan pemudik, anak perusahaan BNI turut melengkapi kebutuhan mudik para nasabah, salah satunya melalui produk BNI Life Mudik yang memberikan Asuransi (Jiwa) Optima Grup Protection kepada 7.500 pemudik, dimana seluruh premi sepenuhnya ditanggung oleh BNI Life.
Produk Asuransi ini memberikan manfaat meninggal karena kecelakaan maksimal Rp30 juta dengan masa pertanggungan 8 Juni sampai dengan 25 Juni 2018.
Pada tahun ini, semua anak perusahaan BNI juga ikut berpartisipasi untuk memulangkan nasabah dan partnernya dalam BNI Digimudik 2018, seperti BNI Life, BNI Multifinance, BNI Asset Management, BNI Sekuritas, serta BNI Syariah.
Khusus untuk BNI Syariah, selain memulangkan nasabah dan partner juga memfasilitasi perjalanan mudik secara gratis para tahfiz dari Institut Ilmu Alquran Jakarta serta para jurnalis, baik media cetak, online, maupun televisi yang tergabung dalam Jurnalis Ekonomi Syariah (JES) beserta keluarga. Moda transportasi yang diberikan untuk nasabah BNI Syariah adalah Kereta Api Executive tujuan Solo dan Surabaya.
"Dengan adanya program sinergi BNI dengan anak perusahaan ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan para pemangku kepentingan dan dapat membina hubungan lebih baik lagi," ujarnya.
Untuk memberikan pengalaman mudik yang lebih kepada nasabah BNI Emerald dengan tujuan Bandung, BNI Emerald memberikan layanan Helicity Service dengan promo diskon 50 persen untuk penggunaan pertama dengan BNI Emerald World Debit Card. Selain itu, nasabah BNI Emerald juga dapat menikmati promo istimewa dining experience di seluruh restoran di Shangrila Hotel Jakarta.
Sementara upaya untuk memanjakan pemudik selama periode libur Lebaran, di sepanjang jalur mudik, BNI memberikan diskon hingga 40 persen di resto, toko oleh-oleh dan theme park pilihan. Selain itu, BNI juga memberikan cash back di SPBU dengan kartu BNI melalui EDC BNI dan YAP. (*)
Pewarta: Endang SukarelawatiEditor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.