Atas penangkapan tersebut, dua orang terduga teroris berinisal H dan W ditangkap oleh petugas saat penangkapan terjadi.
Heri S salah satu warga, Kamis mengatakan, sempat terdengar tembakan terkait dengan aksi penggerebekan tersebut.
"Saya sendiri tidak tahu pasti, hanya terdengar suara letusan senjata," ujarnya di Sidoarjo
Sejumlah warga yang sempat mendengar hal itu, kemudian berusaha untuk melihat dari dekat, tetapi sejurus kemudian dihalau oleh petugas kepolisian.
Warga kemudian menjauh beberapa puluh meter dan tidak berani mendekat demi menjaga keamanan terkair dengan peristiwa itu.
Pengungkapan terduga teroria sebelumnya juga sempat dilakukan di Rumah Susun Wonocolo, Sidoarjo. Dari ungkap kasus itu, petugas berhasil menangkap Anton, yang sebelumnya harus dilumpuhkan karena masih membawa "switch" dan juga membawa bom.
Sampai dengan saat ini, tim densua 88 anti teror berhasil menangkap belasan orang pelaku terduga teroris dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur.
Sebelumnya, pada Minggu (13/5) pagi, tiga gereja yang ada di Surabaya diserang oleh teroris dengan cara meledakkan diri dengan menggunakan bom. Akibat kejadian itu, belasan orang meninggal dunia dan puluhan orang mengalami luka-luka.(*)
Pewarta: Indra SetiawanEditor : Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.