Kalau alokasi dana desa pada tahun ini sekitar Rp98 miliar, sedangkan Dana Desa sekitar Rp115 miliar. Dan masing-masing desa mendapatkan Rp1,1 miliar hingga Rp1,6 miliar dari ADD/DD
Situbondo (Antaranews Jatim) - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mencatat baru ada 17 desa yang baru bisa mencairkan Alokasi Dana Desa dan Dana Desa (ADD/DD) 2018.

"Dari 132 desa yang tersebar di 17 kecamatan, sampai sekarang baru ada 17 desa yang bisa mencairkan ADD/DD Tahun Anggaran 2018, karena persyaratan 17 desa tersebut sudah rampung," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Situbondo, Suradji di Situbondo, Senin.

Ia menjelaskan, 17 desa yang sudah menyelesaikan dan menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) 2018 serta menyelesaikan surat pertanggungjawaban atau SPJ penggunaan ADD/DD 2017.

Masing-masing desa, katanya, dapat mencairkan ADD pada tahap pertama 50 persen dan untuk DD 20 persen, karena pencairan DD ada perubahan atau dapat dicairkan menjadi tiga tahap.

"Kalau pencairan ADD dicairkan dua tahap dalam satu tahun, sedangkan untuk pencairan DD dibagi menjadi tiga tahap dan tahap pertama 20 persen, kedua 40 persen dan tahap ketiga 40 persen," paparnya.

Suradji mengatakan, berharap pada 115 desa lainnya segera menetapkan APBDes dan merampungkan SPJ ADD/DD supaya dapat mencairkan ADD dan DD tahun ini.

"Kalau alokasi dana desa pada tahun ini sekitar Rp98 miliar, sedangkan Dana Desa sekitar Rp115 miliar. Dan masing-masing desa mendapatkan Rp1,1 miliar hingga Rp1,6 miliar dari ADD/DD," katanya. (*)

Pewarta: Novi Husdinariyanto
Editor : Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026