Target 78 ribu sapi induk bunting pada tahun ini (2018) sesuai yang ditargetkan oleh Provinsi Jatim, dan target tahun 2018 lebih tinggi dari tahun sebelumnya, pada 2017 ditargetkan sekitar 75 ribuSitubondo (Antaranews Jatim) - Dinas Peternakan Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, menargetkan sebanyak 78 ribu sapi bunting pada 2018 dari program Sapi Induk Wajib Bunting (SIWAB).
"Target 78 ribu sapi induk bunting pada tahun ini (2018) sesuai yang ditargetkan oleh Provinsi Jatim, dan target tahun 2018 lebih tinggi dari tahun sebelumnya, pada 2017 ditargetkan sekitar 75 ribu," kata Kepala Dinas Peternakan Pemkab Sitrubondo, Aries Marhaento di Situbondo, Rabu.
Program Sapi Induk Wajib Bunting (Siwab) pada tahun 2018, lanjut dia, telah mulai dilaksanakan Februari kendati logistik baru diterima Dinas Peternakan di akhir bulan.
Dalam program "Siwab" tahun ini, katanya, mendapatkan tambahan tugas atau tidak hanya menargetkan 78 ribu sapi induk bunting dengan inseminasi buatan (IB), akan tetapi petugas di lapangan juga melakukan pendataan sapi bunting tahun ini sebagai tindak lanjut pelaksanaan program "Siwab" tahun lalu.
"Tentunya program "Siwab" ini untuk meningkatkan populasi ternak sapi di Kabupaten Situbondo. Selain itu, petugas di lapangan (mantri) ataupun dokter hewan memberikan pembinaan dan pemeriksaan hingga pengobatan ternak sapi secara gratis," ujarnya.
Aries Marhaento menambahkan, dari program tersebut memberikan pengobatan dan pemeriksaan serta inseminasi buatan (IB) secara gratis kepada kelompok peternak sapi maupun perorangan.
"Untuk populasi ternak sapi di Situbondo jumlahnya sampai saat ini tercatat sekitar 165 ribu ekor ternak sapi, yang tersebar di 17 kecamatan," paparnya. (*)
Pewarta: Novi HusdinariyantoEditor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.