London (Antara/Xinhua) - Saham-saham Inggris berakhir lebih rendah pada Kamis (18/1), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London melemah 24,47 poin atau 0,32 persen, menjadi 7.700,96 poin.
Hargreaves Lansdown, perusahaan jasa keuangan Inggris, melonjak 4,32 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips".
Diikuti oleh saham Evraz dan Whitbread, yang masing-masing naik 4,10 persen dan 3,45 persen.
Sementara itu, perusahaan pengolahan makanan dan ritel multinasional Inggris Associated British Foods mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya jatuh 3,57 persen.
Diikuti oleh saham Randgold Resources, perusahaan logam multinasional terkemuka, yang merosot 2,18 persen, serta kelompok rumah sakit swasta Mediclinic International turun 2,07 persen.
Di Jerman, saham-saham Jerman ditutup lebih tinggi pada Kamis (18/1), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt naik 97,47 poin atau 0,74 persen, menjadi 13.281,43 poin.
Produsen semikonduktor Jerman, Infineon Technologies, mencatat keuntungan paling banyak (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan sahamnya menguat 4,02 persen.
Diikuti oleh saham grup kimia BASF serta produsen peralatan olahraga Adidas, yang masing-masing naik 2,35 persen dan 2,00 persen.
Di sisi lain, perusahaan farmasi Merck mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya merosot 1,20 persen.
Disusul oleh saham produsen otomotif Volkswagen dan kelompok energi RWE, yang masing-masing turun 1,08 persen dan 1,08 persen.
BASF adalah saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari dengan omset mencapai 367,76 juta euro (449,95 juta dolar AS).
Di Prancis, saham-saham Prancis berakhir sedikit lebih tinggi pada Kamis (18/1), dengan indeks acuan CAC-40 di Paris naik tipis 0,02 persen atau 0,84 poin, menjadi 5.494,83 poin.
Sebanyak 25 saham dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40 berhasil mencatat kenaikan.
STMicroelectronics, produsen elektronik dan semikonduktor multinasional Prancis-Italia maju 3,79 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips".
Diikuti oleh saham raksasa ritel Prancis Carrefour yang meningkat 3,03 persen, serta perusahaan asuransi multinasional Prancis AXA naik 2,04 persen.
Sementara itu, kelompok barang mewah multinasional Prancis LVMH turun sebesar 1,49 persen, merupakan penderita kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan.
Disusul oleh saham kelompok produsen ban Prancis Michelin yang kehilangan 1,39 persen, dan produsen lensa oftalmik Prancis Essilor turun tipis 1,30 persen.
Di Spanyol, saham-saham Spanyol ditutup lebih rendah pada Kamis (18/1), dengan indeks acuan IBEX-35 di Madrid berkurang 0,40 persen atau 41,90 poin, menjadi 10.432,70 poin.
Sebanyak 24 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX-35 mengalami penurunan harga.
Pemasok listrik R.E.C. jatuh 3,02 persen, menjadikannya penderita kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips".
Diikuti oleh saham perusahaan infrastruktur gas alam Enagas, serta perusahaan teknik dan infrastruktur Tecnicas Reunidas, yang masing-masing turun 2,23 persen dan 1,57 persen.
Di sisi lain perusahaan energi terbarukan Siemens Gamesa maju 1,14 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan.
Diikuti oleh saham perusahaan konsultan dan teknologi Indra A yang bertambah 1,04 persen, dan produsen baja stainless Acerinox naik 0,92 persen. (*)
Pewarta: SupervisorEditor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.