Persebaya baru juara Liga 2 dan lolos ke Liga 1, serta tim yang memiliki histori panjang. Tentu kami sangat respek ke mereka

Surabaya (Antarajatim News) - PS TNI memilih bermain sabar menghadapi tuan rumah Persebaya pada laga perdana Grup C Piala Presiden yang akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Kamis, 18 Januari 2018. 

"Kami akan bermain sabar, tapi tetap menyerang karena tetap menargetkan menang di pertandingan pertama," ujar Pelatih PS TNI, Rudy Eka Pryambada, kepada wartawan di Surabaya, Rabu. 

Pihaknya mengakui Persebaya akan tampil dengan daya juang tinggi karena bermain di hadapan puluhan ribu pendukungnya sehingga harus diwaspadai dan tak tampil gegabah. 

"Persebaya baru juara Liga 2 dan lolos ke Liga 1, serta tim yang memiliki histori panjang. Tentu kami sangat respek ke mereka," ucapnya. 

Terkait tim, kata dia, persiapannya baru Desember 2017 sekaligus terjadi perombakan pemain yang sekitar 50 persennya berubah, termasuk pemain asing. 

Total pelatih membawa 28 pemain ke Surabaya, dengan dua di antaranya adalah pemain impor, yaitu Redouane Zerzouri dan Elio Martins.  

Sementara itu, pemain PS TNI Abduh Lestaluhu mengaku hadirnya pemain-pemain baru akan menjadi kekuatan timnya di turnamen Piala Presiden, terutama menghadapi Persebaya di laga perdana. 

Pemain Timnas Indonesia itu juga berjanji menampilkan permainan terbaik meski lawannya mendapat dukungan langsung dari Bonek Mania, pendukung fanatik Persebaya. 

"Siapa yang tidak kenal Bonek yang memang sangat luar biasa saat memberikan dukungan, apalagi di stadion. Namun, kami siap bermain dan menunjukkan daya juang tinggi," katanya. 

PS TNI dan Persebaya bergabung di Grup C Piala Presiden bersama Madura United serta Perseru Serui yang semuanya bertanding di Stadion Gelora Bung Tomo pada 18, 23 dan 28 Januari 2018. (*)



Pewarta: Fiqih Arfani
Editor : Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026