London (Antara/Xinhua) - Saham-saham Inggris berakhir melemah pada Senin (30/10), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London, turun 0,23 persen atau 17,22 poin, menjadi 7.487,81 poin.

Fresnillo, perusahaan logam multinasional besar, melonjak 2,69 persen, merupakan peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan atau "blue chips".

Diikuti oleh saham Shire dan Kingfisher, yang masing-masing meningkat sebesar 2,64 persen dan 2,03 persen.

Di sisi lain, British American Tobacco mengalami kerugian paling besar (top loser) dari saham-saham unggulan, dengan sahamnya jatuh 2,09 persen.

Diikuti oleh saham grup kemasan dan kertas internasional Mondi. yang turun 1,98 persen, dan Johnson Matthey, perusahaan bahan kimia khusus Inggris, berkurang 1,98 persen.

Di Jerman,  saham-saham Jerman ditutup sedikit lebih rendah pada Senin (30/10), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt menguat 12,03 poin atau 0,09 persen, menjadi 13.229,57 poin.

 Produsen otomotif Volkswagen meraih keuntungan paling banyak (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan sahamnya meningkat 3,24 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan media massa Eropa ProSiebenSat.1, serta perusahaan manufaktur dan elektronika Siemens, yang masing-masing sebesar 1,76 persen dan 1,63 persen.

Di sisi lain, perusahaan kimia multinasional Linde menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya merosot 2,30 persen.

Diikuti oleh saham operator perdagangan saham dan sekuritas Deutsche Boerse, serta perusahaan telekomunikasi Deutsche Telekom, yang masing-masing turun sebesar 1,67 persen dan 1,60 persen.

Volkswagen adalah saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 424,51 juta euro (492,94 juta dolar AS).

Di Prancis, saham-saham Prancis berakhir hampir datar pada Senin (30/10), dengan indeks acuan CAC-40 di Paris naik tipis 0,01 persen atau 0,50 poin, menjadi 5.493,63 poin.

Sebanyak 18 saham dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40 berhasil mencatat kenaikan.

Konglomerat media multinasional Prancis Vivendi melonjak 2,26 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainers) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips".

Diikuti oleh saham STMicroelectronics, produsen elektronik dan semikonduktor multinasional Prancis-Italia, maju 2,08 persen, serta Orange S.A., perusahaan telekomunikasi Prancis, naik 1,58 persen.

Sementara itu, perusahaan multinasional Prancis yang memproduksi mesin pesawat  mesin roket, komponen antariksa, pertahanan, dan keamanan, Safran kehilangan 2,71 persen, menjadi pencetak kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham perusahaan aeronautika dan militer multinasional Eropa, Airbus Group, yang jatuh 2,14 persen, serta Michelin (CGDE), produsen ban asal Prancis, turun 1,58 persen.

Di Spanyol, saham-saham Spanyol ditutup lebih tinggi pada Senin (30/10), dengan indeks acuan IBEX-35 di Madrid naik 2,44 persen atau 248,5 poin, menjadi 10.446,00 poin.

Bank terbesar keempat Spanyol Banco Sabadell melonjak 5,67 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips".

Diikuti oleh saham  real estat Inmobiliaria Colonial dan bank terbesar ketiga Spanyol Caixabank, yang masing-masing naik 4,48 persen dan 4,17 persen.

 Sementara itu, perusahaan konsultan dan teknologi Indra A menderita kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya merosot 2,57 persen.

Diikuti oleh saham operator jalan tol Abertis A dan perusahaan manufaktur baja ArcelorMittal, yang masing-masing turun 0,03 persen dan 0,32 persen. (*)




Pewarta: Supervisor
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026