London (Antara/Xinhua) - Saham-saham Inggris berakhir lebih rendah pada Senin (9/10), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London melemah 0,20 persen atau 14,98 poin menjadi 7.507,89 poin.
Reckitt Benckiser Group, sebuah perusahaan barang konsumsi multinasional Inggris, meningkat 1,49 persen, menjadikannya sebagai peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan atau "blue chips".
Diikuti oleh saham Admiral Group dan Associated British Foods, yang masing-masing meningkat sebesar 1,19 persen dan 1,01 persen.
Sementara itu, Anglo American, perusahaan pertambangan multinasional Inggris, mencatat kerugian paling besar (top loser) dari saham-saham unggulan, dengan sahamnya jatuh 3,38 persen.
Diikuti oleh Rio Tinto, kelompok pertambangan global terkemuka, turun 2,24 persen, serta EasyJet, maskapai penerbangan berbiaya rendah, berkurang 2,14 persen.
Di Jerman, Saham-saham Jerman ditutup lebih tinggi pada Senin (9/10), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt naik 20,46 poin atau 0,16 persen menjadi 12.976,40 poin.
Kelompok energi RWE mencatat keuntungan paling besar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan sahamnya melonjak 3,08 persen.
Berikutnya, saham grup perusahaan energi E.ON meningkat 1,97 persen, dan pembuat peralatan olah raga Jerman Adidas naik 1,40 persen.
Di sisi lain, Deutsche Bank mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya jatuh 2,27 persen.
Diikuti oleh saham raksasa industri Jerman Thyssenkrupp dan perusahaan bahan bangunan multinasional HeidelbergCement, yang masing-masing turun 2,07 persen dan 1,58 persen.
Deutsche Bank adalah saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 159,72 juta euro (187,60 juta dolar AS).
Di Prancis, Saham-saham Prancis berakhir sedikit lebih tinggi pada Senin (9/10), dengan indeks acuan CAC-40 di Paris menguat 0,11 persen atau 5,93 poin menjadi 5.365,83 poin.
Sebanyak 25 saham dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40 berhasil mencatat kenaikan.
Kelompok bisnis barang mewah multinasional Prancis Kering maju 1,98 persen, merupakan peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan atau "blue chips".
Diikuti oleh saham perusahaan minuman Prancis Pernod Ricard yang meningkat 1,21 persen, serta perusahaan utilitas listrik multinasional Prancis Engie S.A. naik 1,19 persen.
Sementara itu, kelompok perusahaan aeronautika Eropa, Airbus Group, jatuh 2,25 persen, merupakan pencetak kerugian terbesar (top loser) dari saham-saham unggulan.
Diikuti oleh saham perusahaan perbankan Prancis Credit Agricole merosot 1,16 persen, serta perusahaan manufaktur baja multinasional ArcelorMittal kehilangan 1,10 persen.
Di Spanyol, bursa saham Spanyol ditutup menguat pada Senin (9/10), dengan indeks acuan IBEX-35 di Madrid naik 0,50 persen atau 50,5 poin menjadi pada 10.236,00 poin.
Sebanyak 24 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX-35 berhasil mencatat peningkatan.
Perusahaan real estat Inmobiliaria Colonial bertambah 2,61 persen, merupakan periah keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips".
Diikuti oleh saham perusahaan infrastruktur gas alam Enagas, dan perusahaan energi Spanyol Iberdrola, yang masing-masing naik 2,31 persen dan 2,06 persen.
Di sisi lain, jaringan supermarket DIA mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, harga sahamnya merosot 1,35 persen.
Diikuti oleh saham bank terbesar kedua di Spanyol, BBVA, turun 1,13 persen, dan perusahaan manufaktur baja ArcelorMittal, kehilangan 1,08 persen. (*)
Pewarta: SupervisorEditor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.