London (Antara/Xinhua) - Saham-saham Inggris berakhir lebih kuat pada Selasa (1/8), dengan indeks acuan FTSE-100 di London naik 0,70 persen atau 51,66 poin menjadi 7.423,66 poin.

Rolls-Royce Holdings, perusahaan teknik unggulan Inggris, melonjak 10,25 persen, merupakan peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips".

Diikuti oleh saham Intertek Group yang meningkat sebesar 9,16 persen dan Direct Line Insurance Group naik 5,45 persen.

Di sisi lain, perusahaan logam multinasional Fresnillo mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya jatuh 2,60 persen.

Diikuti oleh Mediclinic International, sebuah kelompok rumah sakit swasta internasional, yang merosot 2,03 persen, dan AstraZeneca, perusahaan farmasi dan biofarmasi multinasional, turun 1,73 persen.

Di Jerman,  saham-saham Jerman ditutup lebih tinggi pada Selasa (1/8), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt menguat 133,04 poin atau 1,10 persen menjadi 12.251,29 poin.

Maskapai penerbangan Jerman Lufthansa mencetak keuntungan paling besar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan harga sahamnya melonjak 3,55 persen.

Berikutnya, saham produsen otomotif Jerman BMW bertambah sebesar 2,54 persen dan kelompok energi E.ON meningkat 2,49 persen.

Sementara itu, perusahaan perawatan pribadi Jerman Beiersdorf mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya merosot 0,79 persen.

Diikuti oleh saham pembuat peralatan olah raga Jerman Adidas yang turun sebesar 0,40 persen.

Pembuat otomotif Daimler merupakan saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari, dengan nilai transaksi mencapai 249,24 juta euro (294,40 juta dolar AS).

Di Spanyol, bursa saham Spanyol ditutup lebih tinggi pada Selasa (1/8), dengan indeks acuan IBEX-35 di Madrid menguat 0,80 persen atau 84,5 poin menjadi 10.586,70 poin.

Sebanyak 22 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan berhasil mencatat kenaikan harga.

Grup maskapai IAG memimpin kenaikan (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan harga sahamnya maju 3,64 persen.

Berikutnya, saham pemasok listrik R.E.C. bertambah 1,99 persen, dan perusahaan real estat Inmobiliaria Colonial meningkat 1,52 persen.

Sementara itu, perusahaan energi terbarukan Siemens Gamesa memimpin penurunan (top loser) atas saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya turun 6,57 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan konsultan dan teknologi Indra A yang kehilangan 1,91 persen, serta perusahaan kimia dan farmasi Grifols berkurang 1,30 persen.

Di Prancis, Bursa saham Prancis berakhir sedikit lebih tinggi pada Selasa (1/8), dengan indeks acuan CAC-40 di Paris naik 0,65 persen atau 33,26 poin menjadi 5.127,03 poin.

Sebanyak 31 saham dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan berhasil membukukan kenaikan.

Konglomerat media massa multinasional Prancis Vivendi maju 2,84 persen, peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips".

Diikuti oleh saham perusahaan ruang angkasa (aerospace) dan pertahanan multinasional Eropa Airbus Group yang meningkat 2,03 persen, dan pembuat ponsel Nokia naik 1,93 persen.

Di sisi lain, perusahaan asal Inggris, Technipfmc mundur 1,57 persen, penderita kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham perusahaan farmasi multinasional Prancis Sanofi yang kehilangan 1,28 persen dan raksasa baja ArcelorMittal berkurang 0,88 persen. (*)


Pewarta: Supervisor
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026