London, (Antara/Xinhua) - Indeks FTSE-100 di London, indikator utama pasar saham Inggris, ditutup lebih rendah pada Rabu (3/5), turun sebesar 0,21 persen atau 15,52 poin menjadi 7.234,53 poin.
Saham Sage Group meningkat 3,44 persen, menempati posisi teratas daftar peraih keuntungan terbesar (top gainers) dari saham-saham unggulan atau "blue chips".
Diikuti oleh saham Johnson Matthey yang bertambah 2,96 persen, Micro Focus International meningkat 1,84 persen, Pearson menguat 1,70 persen dan Smurfit Kappa Group naik 1,25 persen.
Sementara itu, J Sainsbury memimpin kerugian (top losers) atas saham-saham unggulan dengan penurunan harga 5,72 persen, diikuti oleh Paddy Power Betfair jatuh 4,33 persen, Glencore berkurang 3,71 persen, Tesco merosot 3,42 persen dan Anglo American turun 3,20 persen.
Di Jerman, indeks acuan DAX-30 Jerman di Bursa Efek Frankfurt berakhir hampir datar pada Rabu (3/5), mencatat kenaikan tipis 19,94 poin atau 0,16 persen menjadi 12.527,84 poin.
Perusahaan perawatan kesehatan Eropa, Fresenius SE, memperoleh keuntungan paling besar (top gainers) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan kenaikan 2,54 persen.
Diikuti oleh saham Commerzbank serta saham perusahaan kimia dan farmasi multinasional Jerman yang masing-masing meningkat sebesar 1,42 persen dan 1,40 persen.
Di pihak lain, saham BMW, Volkswagen dan E.ON merupakan tiga saham unggulan dengan kerugian terbesar (top losers), yang masing-masing kehilangan 1,41 persen, 0,95 persen dan 0,76 persen.
Perusahaan jasa asuransi dan keuangan Jerman, Allianz, merupakan saham yang paling aktif diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai 481,94 juta euro (sekitar 526,23 juta dolar AS).
Di Spanyol, indeks utama pasar saham Spanyol, IBEX-35, ditutup lebih tinggi pada Rabu (3/5), naik 0,15 persen menjadi 10.837 poin dari 10.820,30 poin sehari sebelumnya.
Saham Acciona memimpin kenaikan dengan bertambah 1,65 persen, diikuti oleh R.E.C., BBVA, Inditex, Iberdrola dan Enagas yang masing-masing naik 1,21 persen, 0,87 persen, 0,78 persen, 0,69 persen dan 0,53 persen.
Di sisi lain, saham Viscofan memimpin penurunan dengan kehilangan 3,42 persen, diikuti oleh ArcelorMittal, Acerinox, Mediaset, Indra A dan Grifols yang masing-masing turun 3,02 persen, 1,46 persen, 1,43 persen, 1,41 persen dan 1,07 persen.
Sementara itu, premi risiko Spanyol mencapai 131,40 poin dan suku bunga obligasi-10 tahun Spanyol berakhir di 1,64 persen, keduanya tidak menunjukkan perbedaan besar bila dibandingkan dengan penutupan Selasa (2/5).
Di Prancis, indeks acuan pasar saham Prancis, indeks CAC-40 di Paris, berakhir lebih rendah pada Rabu (3/5), turun sebesar 0,06 persen atau 3,15 poin menjadi 5.301,00 poin.
Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan, 25 saham perusahaan mengalami penurunan.
Accor jatuh 2,58 persen, merupakan saham dengan kerugian terbesar (top losers) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips". Diikuti oleh saham Peugeot yang berkurang 1,84 persen dan Lafargeholcim kehilangan 1,66 persen.
Sementara itu, Societe Generale menjadi saham dengan keuntungan terbesar (top gainers) di antara saham-saham unggulan dengan kenaikan 1,78 persen. Diikuti oleh saham LVMH Moet Vuitton yang bertambah sebesar 1,23 persen dan Credit Agricole naik 1,12 persen. (*)
Pewarta: SupervisorEditor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.