Program Kemenpar menargetkan kunjungan wisatwan mancanegara bisa mencapai 20 juta di tahun 2010. Itu berarti dua kali lipat dari pencapaian tahun 2015 yang hanya sebanyak 10 juta wisatawan mancanegara
Lamongan (Antara Jatim) - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mendorong peningkatan jumlah wisatawan ke destinasi wisata religi Sunan Drajat di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, untuk mencapai target tingkat kunjungan nasional yang mencapai 20 juta orang hingga akhir tahun 2010.

Deputi Pengembangan Destinasi Wisata Budaya Kemenpar, Sudaryanto di Lamongan, Jumat mengatakan, sasaran untuk wisatawan reiligi ada di dua destinasi, yakni Sunan Drajad di Kabupaten Lamongan, dan Sunan Giri di Kabupaten Gresik dengan menerima program bantuan dari Kemenpar.

"Program Kemenpar menargetkan kunjungan wisatwan mancanegara bisa mencapai 20 juta di tahun 2010. Itu berarti dua kali lipat dari pencapaian tahun 2015 yang hanya sebanyak 10 juta wisatawan mancanegara," katanya.

Dia menjelaskan, untuk mendukung pencapaian tersebut Kemenpar telah melaksanakan beberapa program perbaikan fasilitas wisata religi, yakni pembangunan lahan parkir wisata religi Sunan Giri Gresik dan pemasangan lampu penerangan di Masjid Islamic Center di Lombok. 

"Sementara di Lamongan, tahun ini kami akan membangun lahan parkir di wisata religi Sunan Drajad," katanya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lamongan, Chairil Anwar mengatakan untuk mendorong tingkat wisatawan ke Sunan Drajad ada aspek kenyamanan yang harus diperbaiki. 

"Terkait upaya meningkatkan jumlah kunjungan wisata di wisata Sunan Drajad Lamongan harus memberikan rasa nyaman melalui penyediaan fasilitas yang memadai," katanya.

Ia mengatakan, wisata religi Sunan Drajad di saat-saat tertentu jumlah pengunjungnya kadang melebihi kapasitas, sehingga banyak kendaraan atau bus yang harus parkir di bahu jalan atau lapangan desa setempat. 

"Oleh karena itu, kami menyambut baik bantuan dari Kemenpar terkait pembangunan lahan parkir di sini," katanya.

Selain parkir, kata Anwar, banyak fasilitas lain yang juga butuh diperbaiki untuk meningkatkan kenyamanan bagi peziarah, seperti pengadaan tempat sampah, pembangunan pagar keliling, pembangunan menara air serta pembuatan taman.

Sementara itu jumlah kunjungan wisata di Lamongan di tahun 2016 tercatat sebanyak 2,1 juta orang, dan destinasi wisata religi Sunan Drajad dikunjungi 440 ribu orang, dan Sunan Sendang Dhuwur dikunjungi 84 ribu pengunjung, dengan total PAD sektor wisata tahun 2016 mencapai Rp14,6 miliar.(*)


Pewarta: A Malik Ibrahim
Editor : Slamet Hadi Purnomo

COPYRIGHT © ANTARA 2026