London,  (Antara/Xinhua) - Saham-saham Inggris ditutup sedikit lebih rendah pada Senin (6/3), dengan indeks acuan FTSE 100 di London turun 0,33 persen atau 24,14 poin menjadi 7.350,12 poin.

Saham perusahaan investasi Inggris Standard Life melonjak 5,68 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainers) dari saham-saham unggulan atau "blue chips".

Diikuti oleh saham Dixons Carphone, pengecer listrik dan telekomunikasi, bertambah 1,95 persen, dan perusahaan bangunan perumahan Taylor Wimpey naik 1,69 persen.

Sementara itu, Glencore plc., sebuah perusahaan perdagangan komoditas dan pertambangan, menduduki posisi teratas daftar penderita kerugian terbesar (top losers) dari saham-saham unggulan, anjlok 3,47 persen.

Diikuti saham perusahaan pertambangan Anglo American yang kehilangan 2,71 persen, dan Royal Bank of Scotland Group turun 2,59 persen.

Di Jerman,  saham-saham Jerman berakhir lebih rendah pada Senin (6/3), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt turun 68,96 poin atau 0,57 persen menjadi 11.958,40 poin.

Deutsche Bank, raksasa industri Thyssenkrupp dan Infineon Technologies merupakan tiga saham yang menderita kerugain terbesar (top losers) dari saham-saham unggulan, yang masing-masing turun sebesar 7,89 persen, 1,86 persen dan 1,54 persen.

Sementara itu, peraih keuntungan terbesar (top gainers) adalah kelompok energi E.ON, yang menguat 0,9 persen. Diikuti oleh produsen perawatan pribadi Beiersdorf dari Hamburg dan perusahaan reasuransi Munich Re yang keduanya naik 0,39 persen.

Dalam dua hari perdagangan berturut-turut, Deutsche Bank merupakan saham yang paling aktif diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai 662,16 juta euro (701,22 juta dolar AS).

Di Prancis, Saham-saham Prancis ditutup lebih rendah pada Senin (6/3), dengan indeks acuan CAC-40 di Paris turun 0,46 persen atau 22,94 poin menjadi 4.972,19 poin

Dalam komponen indeks acuan hanya sembilan saham dari 40 saham perusahaan-perusahaan pilihan yang mencatat keuntungan.

Saham pabrikan mobil Prancis Peugeot meningkat sebesar 2,73 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar dari saham-saham unggulan. Diikuti saham raksasa kedirgantaraan Safran yang naik tipis 0,58 persen, dan kelompok induk perusahaan Kering naik 0,49 persen.

Sementara itu, saham perusahaan minyak dan gas Prancis Technipefmc kehilangan 3,15 persen, mengalamim penurunan paling tajam di antara saham-saham unggulan. Diikuti saham raksasa perbankan Societe Generale yang jatuh 2,01 persen, dan raksasa baja ArcelorMittal turun 1,83 persen. (*)




Pewarta: Supervisor
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026