Sumenep (Antara Jatim) - Kesebelasan Perssu Super Madura melibas tim tamunya Persekam Metro FC Malang dalam laga lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC) B 2016 dengan skor 3-1 di Stadion A Yani Sumenep, Sabtu sore.
Dalam pertandingan tersebut, hanya tercipta satu gol dalam babak pertama, yakni ketika pemain Perssu, Wakil berhasil menuntaskan tugasnya sebagai eksekutor tendangan bebas pada menit ke-36.
Bola sepakan pemain Perssu dengan nomor punggung 24 itu tak bisa dijangkau oleh penjaga gawang Persekam, Effendi Dwi Cahyono.
Setelah itu, pemain Perssu maupun Persekam berusaha meningkatkan tempo permainan. Namun, hingga babak pertama usai, serangan yang dibangun para pemain dari dua kesebelasan itu tidak membuahkan hasil.
Pada babak kedua, pemain Persekam membuat kejutan dengan menciptakan gol pada menit awal, ketika pertandingan baru berjalan empat menit.
Pemain Persekam, Dedik Setiawan dari sudut sempit di sisi kiri gawang Perssu yang dijaga Ali Budi Raharjo, berhasil meneruskan bola umpan hasil tendangan bebas dari rekannya, Andrianto, dan skor pun berubah menjadi 1-1.
Tempo permainan langsung meningkat, utamanya pemain Perssu yang tak ingin dipermalukan di hadapan suporternya di kandang sendiri.
Rapatnya pertahanan yang digalang oleh empat pemain belakang Persekam membuat sejumlah pemain depan Perssu tak bisa bisa berbuat banyak.
Namun, pada menit ke-86, pemain tengah Perssu, Bakori Andreas akhirnya bisa memecah kebuntuan dan berhasil mencetak gol dari tendangan jarak jauh.
Keunggulan sementara itu tidak membuat pemain Perssu menurunkan tempo permainan dan berawal dari serangan balik cepat, pemain Perssu kembali mencetak gol pada menit akhir babak kedua.
Kali ini, giliran pemain depan andalan Perssu, Joko Prayitno yang membuat para suporter tuan rumah kembali bersorak, setelah berhasil memanfaatkan secara maksimal umpan lambung dari rekannya, Anis Mujiono.
Skor 3-1 untuk Perssu tidak berubah hingga peluit akhir pertanda babak kedua usai ditiup oleh wasit, Mugino.
Pelatih Perssu Super Madura, Salahuddin menjelaskan, dirinya mendapat pelajaran penting dari pertandingan tersebut.
"Anak-anak terlihat kesulitan bermain cepat, utamanya para pemain depan dan tengah, ketika lawannya menerapkan pola permainan bertahan. Alhamdulillah, anak-anak tetap terus-menerus mencari peluang dan akhirnya bisa menang melawan Persekam," katanya.
Sementara Pelatih Persekam Metro FC Malang, Siswantoro menilai laga anak asuhnya melawan Perssu merupakan pertandingan berkualitas.
"Permainan yang berkelas dan bagus. Kami tetap puas, meskipun kami kalah. Kami sebenarnya tidak menerapkan pola permainan bertahan secara total. Kami kebobolan dua gol di babak kedua itu gara-gara terlena bermain terbuka (menyerang)," katanya. (*)
Pewarta: Slamet HidayatEditor : Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.