Jakarta (Antara) - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis pagi, bergerak menguat sebesar 27 poin, sedangkan Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia menguat 4,13 poin. 

Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis pagi, bergerak menguat sebesar 27 poin menjadi Rp13.102 dibandingkan sebelumnya di posisi Rp13.129 per dolar AS.

"Eforia pelaksanaan program amnesti pajak yang mulai redup kembali terangkat menyusul perombakan susunan Kabinet Kerja, kondisi itu membuka ruang penguatan rupiah terhadap dolar AS terbuka," kata Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, pengangkatan Sri Mulyani Indrawati sebagai Menteri Keuangan seolah meningkatkan peluang keberhasilan amnesti pajak sehingga mengangkat optimisme di pasar keuangan di dalam negeri.

"Di saat yang bersamaan, mayoritas kurs di kawasan Asia juga bergerak dalam area positif terhadap dolar AS," katanya.

Ia menambahkan bahwa fokus pasar selanjutnya juga tertuju pada data inflasi Juli 2016 dan pertumbuhan ekonomi kuartal II 2016 yang sedianya akan diumumkan dalam waktu dekat.

Analis pasar uang Bank Himpunan Saudara, Rully Nova mengatakan, minimnya sentimen positif dari eksternal membuat fokus pelaku pasar tertuju pada sentimen reshuffle Kabinet Kerja dan data ekonomi yang akan dirilis.

Ia optimistis susunan Kabinet Kerja saat ini akan dapat lebih mendorong tercapainya target-target pemerintah, salah satunya pertumbuhan ekonmi domestik menembus 5 persen. 


IHSG 

Sementara itu, Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia menguat 4,13 poin atau 0,08 persen menjadi 5.278,49 poin pada awal perdagangan Kamis pagi, setelah pengumuman susunan baru Kabinet Kerja.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 naik 1,03 poin (0,11 persen) menjadi 911,80.

"Euforia pasar terhadap hasil perombakan susunan Kabinet Kerja masih menjadi salah satu pendorong IHSG menuju ke area positif pada hari ini (28/7)," kata Wakil Presiden Riset dan Analisis Valbury Asia Securities, Nico Omer Jonckheere.

Ia menambahkan kehadiran Sri Mulyani Indrawati sebagai Menteri Keuangan memberikan optimisme di pasar karena dianggap pernah berhasil melakukan reformasi keuangan Indonesia.

"Pasar berharap pemerintah terus fokus kepada program amnesti pajak untuk dapat mendongkrak masuknya investasi ke Indonesia," katanya.

Kepala Riset Universal Broker Indonesia Satrio Utomo menambahkan beberapa emiten yang telah mempublikasikan kinerja keuangan tahun buku semester I 2016 turut memberikan sentimen positif bagi laju IHSG.

"Namun pemodal sebaiknya tetap berhati-hati dan terus mencermati kinerja emiten yang saat ini sedang berlangsung," katanya.

Di tingkat regional, indeks Bursa Hang Seng melemah 20,65 poin (0,09 persen) ke level 22.196,34; indeks Nikkei turun 128,86 poin (0,69 persen) ke level 16.549,33; dan Straits Times melemah 22,47 poin (0,74 persen) ke posisi 2.919,88.  (*)



Pewarta: Supervisor
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026