Sejumlah SKPD komplain akibat adanya hacker yang menjadikan tugas –tugas rutin di lingkungan kerja Pemkab Gresik amburadul, bahkan banyak data yang hilang
Gresik, (Antara Jatim) - Peretas jaringan internet, atau yang biasa disebut dengan "hacker" merusak sejumlah data di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
Kepala Bagian PD Teknologi dan Informasi Kabupaten Gresik Rini Sulistiowati, Selasa mengaku beberapa SKPD telah melaporkan banyaknya data yang amburadul dan bermasalah akibat peretas tersebut.
"Sejumlah SKPD komplain akibat adanya hacker yang menjadikan tugas –tugas rutin di lingkungan kerja Pemkab Gresik amburadul, bahkan banyak data yang hilang," ucap Rini, dalam acara Bimbingan Teknik Assesment Website di Kabupaten Gresik.
Rini tidak menyebut secara rinci jumlah dan data apa saja yang hilang, namun dirinya mengaku saat ini berupaya berhati-hati agar tidak kembali terjadi kehilangan.
"Untuk mengantisipasi hal itu, Pemkab Gresik melalui Bagian PDTI melaksanakan Bimtek Assesment Website yang diikuti 58 operator se-Kabupaten Gresik mulai hari ini hingga tanggal 13 April 2016. Dan dipusatkan di Ruang Graeta Eka Praja Kantor Bupati Gresik," katanya.
Ia berharap, dengan adanya pelatihan itu permasalahan yang dihadapi operator bisa diselesaikan sendiri, dan apabila membutuhkan pendampingan, Rini mengaku siap memberikan bantuan.
"Kondisi semacam ini menjadikan kita harus lebih waspada dengan menyaring semua informasi, dan PDTI juga telah memiliki hosting, yakni suatu layanan standar untuk kebutuhan masyarakat," katanya.
Selain itu, kegiatan pelatihan ini juga merupakan kelanjutan dari proses pembangunan server hosting yang kini mulai dikembangkan Pemkab Gresik di berbagai SKPD.(*)
Pewarta: A Malik IbrahimEditor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.