Tepat sejam usai pelantikan, saya kumpulkan semua SKPD dan camat untuk membahas program ke depan
Surabaya (Antara Jatim) - Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menggelar rapat pertama usai dilantik secara resmi oleh Gubernur Jawa Timur Soekarwo dengan mengumpulkan kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan camat-camat di Surabaya, Rabu.

"Tepat sejam usai pelantikan, saya kumpulkan semua SKPD dan camat untuk membahas program ke depan," ujarnya kepada wartawan usai menggelar rapat di Surabaya.

Di dalam rapat, kata dia, dibahas persoalan wajib yang harus dikerjakannya, seperti permasalahan pendidikan dan kesehatan, pertanian, infrastruktur, pariwisata serta usaha kecil menengah.

"Ada program lama yang sudah berjalan sehingga tinggal memperbaiki dan meneruskannya, tapi ada juga yang benar-benar baru," ucapnya.

Ia menjelaskan, di bidang infrastruktur tahun ini akan dilakukan pembangunan dan pemeliharaan 800 kilometer jalan dengan fokus jalan antardesa, jalan usaha tani, akses tempat wisata, pelayanan publik serta fasilitas pendidikan maupun kesehatan.

"Ada juga pembangunan 13 jembatan baru, terminal pariwisata terpadu, program air bersih, dan penyelesaian terminal hijau Bandara Banyuwangi," katanya.

Tidak itu saja, bupati yang pernah menjadi legislator DPR RI tersebut juga menegaskan akan membangun "long storage" atau penampungan memanjang di wilayah hulu sungai untuk menahan limpahan air sungai agar tak langsung terbuang ke laut.

"Harapannya saat musim hujan, sungai tidak kering sekaligus bisa digunakan untuk budidaaya perikanan lain, seperti gerakan pengkayaan sumber daya ikan dengan menyebar ratusan ribu benih ikan di perairan umum yang bermanfaat bagi warga," katanya.

Di sisi lain, ketika disinggung wartawan terkait namanya yang disebut-sebut sebagai salah satu kandidat calon Gubernur Jatim pada Pilkada 2018, bupati yang beberapa kali meraih penghargaan pariwisata tersebut mengaku tak memikirkannya.

"Saya kan baru dilantik Bupati dan sekarang belum ada niatan sama sekali. Saya konsentrasi memimpin Banyuwangi," kata tokoh muda Nahdlatul Ulama tersebut. (*)

Pewarta: Fiqih Arfani
Editor : Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026