Banyuwangi (ANTARA) - Sekitar seribu pelajar SMP/SMA negeri dan swasta sederajat di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur tampil memukau mengenakan kostum nusantara dalam kegiatan karnaval kebangsaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan RI, pada Kamis.

Ribuan warga memadati rute sepanjang 2,5 kilometer untuk menyaksikan parade yang memamerkan kekayaan budaya dan keragaman seni nusantara.

"Karnaval ini tidak sekadar menampilkan kostum, musik dan kreativitas, melalui karnaval ini kami ingin menunjukkan bahwa nasionalisme juga bisa tumbuh lewat seni, budaya, kreativitas dan kebersamaan," kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani kepada wartawan di Banyuwangi.

Menurut dia, pada momentum HUT Kemerdekaan RI juga menjadi kesempatan bagi semua elemen untuk terus berkarya, membangun dan menyiapkan masa depan daerah serta Indonesia yang lebih baik lagi.

"Pemkab akan terus mengajak semua pihak untuk bahu-membahu membangun Banyuwangi dan Indonesia. Semangat kita sederhana, kita bekerja bersama agar bisa tumbuh bersama," kata Bupati Ipuk.

Karnaval kebangsaan tahun ini diawali dengan barisan pembawa Bendera Merah Putih, diikuti penampilan grup drumband dan dilanjutkan barisan kontingen dengan aneka kostum yang memvisualisasikan keragaman Indonesia.

Seperti kontingen SMPN 4 Banyuwangi, mengusung tema adat Madura, selain kostum khas, kontingen ini juga menyuguhkan tradisi Rokat Tase' yang merupakan sebuah ritual masyarakat pesisir Madura sebagai wujud syukur atas hasil tangkapan laut yang melimpah.

Sementara dari SMPN I Banyuwangi, menampilkan budaya Sulawesi, mulai kostum hingga replika rumah adat Tongkonan disajikan secara apik oleh para peserta.

Suguhan karnaval kebudayaan ini menjadi tontonan menarik bagi ribuan warga yang sengaja memadati sepanjang rute karnaval, mulai dari Kantor Pemkab Banyuwangi menuju Taman Blambangan.



Pewarta: Novi Husdinariyanto
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026