Ada beberapa program yang langsung dikebut, terutama infrastruktur, pertanian, pariwisata. Ada program lama yang kami lanjutkan, tapi ada program yang benar-benar baru.
Surabaya (Antara Jatim) - Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas akan langsung menggenjot sejumlah program prioritas di daerah yang dipimpinnya seusai dilantik oleh Gubernur Jawa Timur Soekarwo di Surabaya, Rabu.

Anas mengemukakan, selain sektor wajib pendidikan dan kesehatan, beberapa sektor prioritas di antaranya pertanian, infrastruktur, pariwisata, dan UMKM.

"Ada beberapa program yang langsung dikebut, terutama infrastruktur, pertanian, pariwisata. Ada program lama yang kami lanjutkan, tapi ada program yang benar-benar baru. Muaranya sama, bagaimana kita bersama-sama membawa Banyuwangi ke arah yang lebih baik," ujarnya.

Ia mengatakan di bidang infrastruktur, tahun ini dilakukan pembangunan dan pemeliharaan 800 kilometer jalan dengan fokus jalan antardesa, jalan usaha tani, aksesibilitas tempat wisata, pelayanan publik, dan fasilitas pendidikan-kesehatan.

Selain itu, ada pembangunan 13 jembatan baru, terminal pariwisata terpadu, program air bersih, dan penyelesaian terminal hijau Bandara Banyuwangi.

Ia mengemukakan ada juga pembangunan long storage di dua kecamatan untuk menahan limpahan air sungai agar tak langsung terbuang ke laut. Sehingga diharapkan ketika musim hujan sungai tidak kering sekaligus bisa digunakan untuk budi daya perikanan air tawar.

"Ini sejalan dengan program bidang perikanan lain yaitu gerakan pengayaan sumber daya ikan dengan menyebar ratusan ribu benih ikan di perairan umum agar bisa dimanfaatkan warga," kata Anas.

Selain infrastruktur fisik itu, Banyuwangi juga melakukan belanja infrastruktur teknologi informasi, terutama untuk meningkatkan bandwidth guna mengoptimalkan pelayanan publik.

"Tahun ini kami belanja bandwidth yang dialokasikan ke kecamatan-kecamatan. Nanti untuk akses keluar bisa 220 Mbps. Server kami perkuat juga agar pelayanan bisa optimal," ujar Anas.

Ia menambahkan, di bidang pendidikan, program beasiswa Banyuwangi Cerdas terus ditingkatkan untuk membiayai anak-anak muda Banyuwangi berkuliah di berbagai perguruan tinggi. Di bidang kesehatan, tahun ini dilaksanakan peningkatan sarana-prasarana di 13 puskesmas dan 10 puskesmas pembantu.

"Sarana pemeriksanaan dan pengobatan di dua RSUD dan 45 puskesmas juga dilakukan. Kita juga mengembangkan puskesmas plus di empat kecamatan," tuturnya.

Anas yang terpilih dalam Pilkada 9 Desember lalu dengan perolehan 88,96 persen suara itu juga akan memperkuat sinergi sektor pariwisata dan UMKM dengan membangun stan penjualan UMKM di destinasi-destinasi wisata.

"Akhir Februari ini saya akan kumpulkan UMKM dan pelaku pariwisata. Disinergikan lagi biar saling menopang. Ini penting karena kemajuan sektor pariwisata akan sangat langsung berdampak ke UMKM," ujarnya.

Namun, imbuh Anas, untuk bisa berkembang, UMKM harus terus meningkatkan daya saingnya. Pemkab Banyuwangi tahun ini akan melatih 10.000 UMKM di bidang manajemen keuangan, pemasaran, dan pengemasan produk serta 2.000 UMKM untuk internet marketing.

"Kami sedang menyiapkan digital market place. Semoga semester pertama tahun ini bisa selesai agar promosi produk UMKM semakin luas. Kami juga masih melanjutkan pembatasan toko ritel modern baru di seluruh wilayah Banyuwangi," imbuh Anas.

Di sektor pertanian, sambung dia, pengembangan pertanian organik bakal dipacu dengan fokus ke beras organik tersertifikasi di dua kecamatan. Banyuwangi juga menguatkan kelompok tani sentra produsen organik di 12 kecamatan.

"Infrastruktur sumber daya airnya juga diperhatikan. Tahun ini ada pembangunan 13 embung, lalu ada 7 bendung, dan pembangunan saluran irigasi primer, sekunder, dan tersier ratusan kilometer," katanya.

Adapun di bidang perikanan antara lain dilakukan pengembangan Kawasan Pelabuhan Perikanan di kawasan Grajagan, dengan pembangunan dermaga dan fasilitas pendukungnya, seperti TPI, kantor, dan kios pedagang.

"Program ini untuk membentuk sentra perikanan baru, membuka alternatif pekerjaan baru bagi masyarakat pesisir, dan mempermudah akses nelayan," ujarnya. (*)


Pewarta: Masuki M. Astro
Editor : Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2026