Doha, (Antara/AFP) - Juara bertahan David Ferrer tersingkir pada putaran pertama Qatar Terbuka pada Selasa, takluk pada pertarungan tiga set dari Ilya Marchenko asal Ukraina, yang merupakan petenis peringkat 94 dunia.
Ferrer, unggulan keempat, mengalami kesulitan sepanjang pertandingan, kehilangan servenya pada game pertama dan kemudian kalah 7-6, 3-6, 2-6 pada pertandingan yang berlangsung selama dua jam 15 menit.
Tidak lama setelahnya, petenis unggulan kedua Rafael Nadal lolos dari ancaman serupa, di mana ia kalah pada set pertama dari sesama petenis Spanyol Pablo Carreno Busta sebelum menang 6-7, 6-2, 6-1.
Namun kekalahan Ferrer merupakan topik pembicaraan utama pada malam itu.
"Tentu saja saya kecewa karena saya kalah pada putaran pertama," kata Ferrer, yang merupakan petenis peringkat tujuh dunia.
Ia bermain dengan raket baru namun mengatakan bahwa itu bukan alasan untuk kekalahannya.
"Saya senang dengan raket ini. Masalahnya bukan pada raket, itu adalah serve saya."
Bagi Marchenko, hasil ini mewakili kemenangan terbaik sepanjang karirnya.
Sebelum pertandingan Selasa, ia tidak pernah mengalahkan seorang pun petenis peringkat sepuluh besar dunia.
Bahkan ini merupakan pertama kalinya Marchenko memenangi set dari petenis peringkat sepuluh besar.
"Ini merupakan hari yang fantastis bagi saya, saya benar-benar senang dengan penampilan ini," kata petenis 28 tahun tersebut.
"Ini merupakan cara fantastis untuk memulai musim."
Meski kalah pada set pertama, Marchenko, yang melepaskan pukulan-pukulan forehand dan backhand keras dari baseline sepanjang pertandingan, mampu melakukan serve untuk unggul 5-4.
Bagaimanapun, ia menyia-nyiakan peluangnya dan Ferrer mampu bangkit, memenangi tie break 10-8 pada set yang berlangsung selama satu jam delapan menit.
Namun servenya dipatahkan pada set kedua oleh Marchenko, yang kali ini mampu mempertahankan keunggulan dan kemudian menuju set penutup untuk mendulang kemenangan.
Meski melakukan kesalahan ganda sebanyak tiga kali pada game terakhir, Marchenko kemudian menutup pertandingan untuk mengamankan tiket ke putaran kedua yang akan dimainkan pada Rabu, di mana ia akan menghadapi Teymuraz Gabashvili asal Rusia.
Ferrer menjuarai Qatar Terbuka tahun lalu -- satu dari lima gelar Tur Dunia yang ia raih pada 2015 -- dengan menaklukkan Tomas Berdych melalui "straight sets" di final.
Nadal lolos dari ancaman
Untuk beberapa saat kelihatannya Nadal berpeluang menyusul Ferrer dan tersingkir dari turnamen ini pada putaran pertama.
Petenis peringkat lima dunia itu kalah pada set pertama melalui tie break dari Careno Busta, yang menyia-nyiakan tiga set point sebelum akhirnya menang 7-5.
Petenis peringkat 67 dunia itu beberapa kali mengungguli lawannya pada set pertama, namun secara bertahap Nadal, yang pada pekan lalu meraih kemenangan di Abu Dhabi, hanya kehilangan tiga game berikutnya pada pertandingan yang berlangsung selama dua jam.
"Pada set kedua dan ketiga, saya bermain baik, hanya melakukan sedikit kesalahan, dan saya sangat positif," kata Nadal, yang mengakui dirinya "berantakan" pada set pertama.
Juara Grand Slam sebanyak 14 kali itu akan bermain melawan Robin Haase "yang berbahaya" pada putaran kedua.
Pada pertandingan yang dimainkan lebih awal pada Selasa, Berdych, yang pada tahun ini menjadi unggulan ketiga, menaklukkan petenis Ukraina lainnya, Sergiy Stakhovsky, dengan skor 7-5, 6-4.
Petenis Ceko itu mengatakan dirinya "merasa nyaman" setelah meraih kemenangannya. (*)
Pewarta: SupervisorEditor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.