"Kami sudah meminta agar PPS (panitia pemungutan suara) menyelesaikan penghitungan hari ini. Untuk fomulir C6, nantinya akan kami 'scan' dan datanya kami masukkan,"
Blitar, (Antara Jatim) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Blitar, Jawa Timur meminta agar panitia pemungutan suara (PPS) secepatnya menyelesaikan hasil penghitungannya dan formulirnya segera dikirim untuk keperluan rekapitulasi.

"Kami sudah meminta agar PPS (panitia pemungutan suara) menyelesaikan penghitungan hari ini. Untuk fomulir C6, nantinya akan kami 'scan' (pindai) dan datanya kami masukkan," kata Ketua KPU Kabupaten Blitar Imron Nafifah di Blitar, Rabu.

Ia mengaku sudah melakukan pemantauan pelaksanaan pilkada dengan calon tunggal di sejumlah TPS wilayah Kabupaten Blitar. Sesuai dengan pantauan, pilkada berjalan dengan lancar.

"Pilkada di Kabupaten Blitar berjalan dengan lancar dan juga kondusif. Kami sudah sampling di beberapa TPS, termasuk di tempat saya mencoblos dan teman-teman komisioner lainnya, pilkada lancar dan aman," ujarnya.

Ia juga mengatakan, KPU akan kembali melakukan pemantauan pelaksanaan pencoblosan di tempat-tempat khusus misalnya di lembaga pemasyarakatan maupun rumah sakit. Pemantauan itu guna mengetahui tingkat partisipasi pemilih di tempat tersebut.

Untuk tahapan pilkada, ia mengatakan di tingkat PPS diselesaikan satu hari ini, lalu kotak suara akan dikirimkan ke PPK (panitia pemilihan kecamatan), selama tiga hari, dan pada tanggal 16 Desember 2015 baru dilakukan penghitungan secara manual.

Sementara itu, sejumlah warga mengaku tidak bingung saat memberikan hak suaranya. Seperti yang diungkapkan oleh Joko Purwoko, warga Desa Bendosewu, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar.

"Saya tidak bingung ketika harus memberikan hak suara, sebab sudah ada pilihan dan tinggal memilih setuju atau tidak setuju," ujar Joko.

Pilkada di Kabupaten Blitar diikuti 964.928 pemilih yang tersebar di seluruh kecamatan. Dalam pilkada ini, KPU juga menargetkan partisipasi pemilih mencapai 75 persen, lebih tinggi dari target partisipasi dalam pemilu sebelumnya yang hanya 72 persen.

KPU Kabupaten Blitar hanya menerima satu pendaftar, yaitu calon Bupati-Wakil Bupati yaitu Rijanto (pejabat kini wakil bupati Blitar) - Marhaenis. Keduanya didukung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Gerindra.

Kabupaten Blitar adalah satu dari tiga daerah dengan calon tunggal dalam pilkada. Dua daerah lainnya adalah Kabupaten Tasikmalaya, Jabar dan Kabupaten Timor Tengah Utara di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).(*)


Pewarta: Asmaul Chusna
Editor : Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2026