Sumenep (Antara Jatim) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep menyatakan pemilihan kepala daerah (pilkada) setempat diikuti oleh dua pasangan calon, yakni A Busyro Karim-A Fauzi dan Zainal Abidin-Dewi Khalifah.

"Pada Senin ini, kami sudah menggelar rapat pleno tentang penetapan peserta pilkada. Hasilnya, dua pasangan calon yang sebelumnya terdaftar itu memenuhi persyaratan dan selanjutnya kami tetapkan sebagai peserta Pilkada Sumenep 2015," ujar Ketua KPU Sumenep, A Warits di Sumenep, Jawa Timur, Senin.

Sesuai Peraturan KPU RI Nomor 2 Tahun 2015, pilkada serentak pada tahun ini termasuk Pilkada Sumenep akan digelar pada 9 Desember.

Pada masa pendaftaran calon bupati-calon wakil bupati (26-28/7), terdapat dua pasangan calon yang terdaftar di KPU Sumenep, yakni A Busyro Karim-A Fauzi dan Zainal Abidin-Dewi Khalifah.

"Kedua pasangan calon itu sama-sama memenuhi persyaratan, baik syarat pencalonan (dukungan partai politik) maupun syarat calon (pribadi). Sejak Senin ini, A Busyro Karim-A Fauzi dan Zainal Abidin-Dewi Khalifah secara resmi telah dinyatakan sebagai peserta pilkada," kata Warits, menerangkan.

Ia menjelaskan, A Busyro Karim-A Fauzi diusung oleh gabungan dari dua partai politik (parpol), yakni Partai Kebangkitan Bangsa dan PDI Perjuangan.

Sementara Zainal Abidin-Dewi Khalifah diusung oleh gabungan delapan parpol, yakni Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Hanura, dan Partai Bulan Bintang.

"Setelah melalui rapat internal, pengundian nomor urut peserta Pilkada Sumenep 2015 akan dilaksanakan pada Selasa (25/8). Kami sudah menyiapkan segala sesuatunya untuk merealisasikan acara tersebut," ujarnya.

Warits juga mengemukakan, pihaknya akan menggelar pengundian nomor urut peserta Pilkada Sumenep 2015 di aula salah satu hotel di Kecamatan Kota.

A Busyro Karim adalah Bupati Sumenep periode 2010-2015 yang juga ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) setempat dan A Fauzi adalah pengusaha kelahiran Sumenep.

Sementara Zainal Abidin adalah mantan birokrat kelahiran Sumenep dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Bappeda Provinsi Jawa Timur dan Dewi Khalifah adalah politisi perempuan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). (*)

Pewarta: Slamet Hidayat
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026