Gresik (Antara Jatim) - Bupati Gresik Sambari Halim Radianto berencana membuat kawasan islami di wilayah tersebut, salah satunya dengan mengubah nama sejumlah jalan di wilayah itu menjadi nama wali sembilan (wali songo).
"Kami berencana membangun jalan baru mulai wilayah Betiring, yakni dari Banjarsari hingga Cerme sampai ke Segoro Madu. Jalan baru tersebut akan kami beri nama salah satu Sunan yang ada," ucapnya usia kegiatan Istighosah di Gresik, Jawa Timur, Selasa.
Ia mengatakan, pemberian nama dengan menggunakan nama sejumlah wali sembilan bertujuan juga menambah kesan religius terhadap keberadaan Kabupaten Gresik yang dikenal sebagai "Kota Santri".
Menurutnya, program perencanaan menjadikan Kabupatan Gresik sebagai kawasan Islami sudah lama ingin dilakukannya, sebab beberapa wilayah dan nama jalan yang ada selama ini terkesan kurang islami.
"Kalau bisa, sembilan nama wali semuanya ada dan dipakai sebagai nama jalan di Gresik, dan melengkapi beberapa nama jalan Sunan yang sudah ada, misalnya jalan Sunan Giri, Jalan Sunan Prapen," katanya.
Selain itu, Sambari juga merencanakan pembangunan Islamic Center atau pusat kebudayaan Islam yang terletak di pusat kota Alun-alun Gresik.
"Perencanaan pembangunan pusat kebudayaan Islam sedang kami bahas bersama para ahli tata kota, yang sekaligus nantinya juga menyusun beberapa rencana lain," ucapnya.
Ia berharap, rencana itu bisa segera terealisai dalam waktu dekat, dan meminta seluruh masyarakat Kabupaten Gresik mengawal bersama pembangunan sejumlah wilayah.
"Untuk mencapai Gresik yang lebih baik, tentunya kami minta semua masyarakat untuk mengawal pembangunan Gresik ke depan, sehingga bisa terealisasi secepatnya," katanya.(*)
Editor : Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.