Malang (Antara Jatim) - DPC PDIP Kabupaten Malang, Jawa Timur, membuka pendaftaran bagi bakal calon bupati (Bacabup) dan bakal calon wakil bupati (Bacabup) Malang yang akan bertarung memperebutkan kursi orang nomor satu di kabupaten itu selama lima tahun ke depan. Ketua DPC PDIP Kabupaten Malang, Hari Sasongko, Rabu mengatakan pendaftaran Bacabup dan Bacawabup Malang untuk memimpin daerah itu selama lima tahun ke depan. Pendaftaran dibuka mulai 5–19 Februari 2015 dan tempat pendaftaran di kantor Badan Pemenangan Pemilu DPC PDIP Kabupaten Malang, Jl Panglima Sudirman Kepanjen, "Pembukaan pendaftaran ini dilakukan guna mengantisipasi Perppu No 1 Tahun 2014 tentang Pilkada, dimana Perppu tersebut sudah disetujui oleh DPR dan segera diundangkan oleh Presiden. Mudah-mudahan proses pendaftaran ini lancar," ujarnya. Menyinggung "mahar" pendaftaran yang ditentukan panitia, Hari Sasongko, mengatakan untuk Bacabup dikenai biaya administrasi partai sebesar Rp25 juta dan untuk Bacawabup sebesar Rp10 juta. Ia mengatakan pada periode lima tahun lalu, pendaftar hanya dikenakan biaya administrasi sebesar Rp5 juta, namun setelah ada perubahan Sukrat Keputusan (SK), naik menjadi Rp25 juta. "Siapapun boleh mendaftar asal memenuhi kriteria dan persyaratan," tegasnya. Calon yang mendaftar harus memenuhi syarat dan kriteria yang ditetapkan dan semua diberlakukan sama, baik calon yang berasal dari internal kader PDIP maupun masyarakat dari kalangan manapun (nonkader). Namun, karena tidak menggunakan sistem konvensi, PDIP berharap dari pendaftaran, nama bakal calon akan diserahkan ke DPP melalui DPD PDIP Jawa Timur. Hari mengatakan sistem dan mekanisme dari DPP PDIP seperti itu dan yang diajukan ke DPP nantinya minimal ada tiga nama. "Untuk mengikuti proses dan tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Malang ini, kami sudah mengumpulkan kekuatan yang solid dari internal partai dan harapan kami pada periode lima tahun ke depan, PDIP mampu meraih kursi orang nomor satu di kabupaten ini," tandasnya. Hingga saat ini, nama yang sudah muncul dan masuk bursa Pilkada Kabupaten Malang hanya bupati yang amsih menjabat (incumbent), yakni Rendra Kresna, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Malang. Sebelum menduduki tahta orang nomor satu di Kabupaten Malang selama lima tahun terakhir (2010-2015), Rendra juga mendampingi Bupati Malang, Sujud Pribadi, sebagai wakil bupati.(*)


Editor : FAROCHA
COPYRIGHT © ANTARA 2026