Surabaya (Antara Jatim) - Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Akhmad Sukardi menyatakan perlu adanya penguatan sinergitas dan koordinasi pusat-daerah dalam rangka menghadapi Asean Economic Community (AEC) Tahun 2015.
"Pada tataran makro diperlukan penguatan koordinasi dan sinergitas kebijakan pusat-daerah dalam menghadapi AEC 2015 tersebut," katanya saat saat menutup Diklat PIM Tingkat II Provinsi Jatim Angkatan XXXIV Tahun 2014 di Surabaya, Jumat.
Ia mengatakan pemerintah juga berperan untuk memfasilitasi dan menciptakan iklim yang kondusif bagi meningkatnya daya saing.
"Daya saing yang dimaksud mencakup daya saing SDM secara umum, serta komoditas atau produk yang dihasilkan" katanya.
Ia mengatakan peran pemerintah tersebut akan tercapai optimal, apabila birokrasi aktif mendorong tumbuhnya "enterpreneurship".
"Selain itu juga memberikan fasilitas yang memadai untuk mengawal upaya peningkatan kesejahteraan ekonomi dan sosial masyarakat. Aparatur harus meningkatkan pelayanan publik, serta memberikan edukasi dan pembinaan dalam rangka meningkatkan daya saing," katanya.
Ia mengatakan alumni diklat PIM II ini juga bisa menjadi jembatan terjadinya perubahan yang lebih berarti di tempat kerjanya masing-masing.
"Selain perubahan diharapkan juga membawa perbaikan dan peningkatan yang signifikan dari apa yang sudah diinisiasi dalam proses belajar," katanya.
Menurut dia, pejabat eselon II berada di tingkat kepemimpinan strategis, yang tugasnya tidak sekedar menerapkan prinsip mengelola organisasi secara normatif dan administratif.
"Melainkan harus mampu mengoptimalkan dan memperbaiki sistem sehingga dapat mendukung terwujudnya kinerja yang efektif dan efisien. Yang terpenting bisa mencipatkan pelayanan publik yang prima dan inovatif," katanya. (*)
Editor : Edy M Yakub
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.