Tuban (Antara Jatim) - PT Pertamina menjamin stok bahan bakar minyak yang tersedia di Terminal BBM Tuban, Jawa Timur, aman untuk mencukupi kebutuhan BBM di wilayah Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara, selama Hari Raya Idul Fitri 1435 Hijriyah. "Stok BBM di Terminal BBM Tuban, baik premium maupun solar, bahkan bahan bakar khusus "non" subsidi, seperti Pertamax, termasuk elpiji aman selama Hari Raya Idul Fitri," kata "Senior Vice President Shipping" PT Pertamina Mulyono, ketika melakukan pemantauan keamanan stok BBM di Terminal BBM Tuban, Selasa. Ia yang didampingi "Manager Retail Fuel Marketing" Pertamina Region V Ibnu Chouldum, dan "Manager Domestic" Gas Region V Al Fareeda, mengaku sudah melakukan pengecekan stok BBM di Terminal BBM Tuban. Di Terminal BBM Tuban, katanya, tersedia premium sekitar 72 ribu kiloliter, yang bisa untuk mencukupi kebutuhan wilayah Jatim, Bali dan Nusa Tenggara, selama 11 hari. Sementara itu, stok solar yang tersedia sekitar 160 ribu kiloliter mampu mencukupi kebutuhan selama 20 hari, dengan pertimbangan kendaraan berat libur sebelum dan sesudah Hari Raya Idul Fitri. "Stok elpiji bersubsidi 3 kilogram justru berlebih, sehingga tidak akan ada kelangkaan elpiji tabung 3 kilogram," katanya, menegaskan. Oleh karena itu, katanya pihaknya menjamin kebutuhan BBM masyarakat, juga elpiji bisa terpenuhi, selama Hari Raya Idul Fitri 1435 Hijriyah. "Meskipun elpiji mencukupi masyarakat seyogyanya berjaga-jaga membeli elpiji lebih awal agar lebih aman," tambah Al Fareeda. Menjawab pertanyaan, Ibnu Chouldum menjelaskan Pertamina juga melakukan koordinasi dengan Kepolisian Daerah (Polda) di wilayah kerjanya, sebagai antisipasi kemungkinan ada penimbun BBM. "Kalau ada penimbun BBM itu menjadi tugas polisi," ujarnya. Yang jelas, katanya, Pertamina sudah menginstruksikan kepada seluruh SPBU di sepanjang jalur pantura untuk menambah stok BBM, selain itu semua SPBU di jalur-jalur strategis untuk buka selama 24 jam. "Kami minta SPBU di jalur strategis untuk menjaga ketahanan stok BBM mulai H-7 sampai dengan H+7 lebaran," tegasnya. Mengenai kemungkinan ada hambatan dalam pendistribusian BBM, menurut dia, Pertamina juga sudah menyiapkan delapan SPBU kantong yang tersebar di jalur pantura selatan, tengah, yang ramai dilalui arus mudik dan arus balik. "Adanya delapan SPBU kantong tersebut kalau terjadi kemacetan lalu lintas, maka pasokan BBM masih bisa dilakukan di SPBU di sekitar daerah yang macet," jelasnya. (*)


Editor : Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026