Gresik (Antara Jatim) - Bupati Gresik Sambari Halim Radianto segera mencairkan dana pembangunan Jalan Poros Desa (JPD) Tahun Anggaran 2014 sebesar Rp33,8 miliar. "Mulai besok anggaran JPD ini langsung ditransfer ke rekening milik desa” ujar Bupati saat sosialisasi JPD di Ruang rapat Mandala Bakti Praja, Selasa. Ia mengemukakan, pihaknya sengaja tidak mencairkan dana JPD ini sebelum Pemilu Legislatif tanggal 9 April 2014 supaya dana ini tidak dijadikan ajang kampanye oleh partai politik atau calon legislatif. "Meski saya sebagai ketua partai, tapi saya tidak ingin program JPD ini dipakai sebagai ajang untuk berpolitik," katanya. Ia mengatakan, pembangunan merupakan kewajiban dan tanggung jawab kami kepada masyarakat dan saat ini tahun 2014 merupakan program terakhir pembangunan JPD. "Adapun perbaikan JPD yang saat ini kondisinya rusak, akan dianggarkan tahun 2015. Kami sudah siapkan anggaran untuk perbaikan JPD yang rusak pada tahun 2014 sebesar Rp45 miliar," katanya. Ia juga meminta kepada kepala desa, badan permusyawaratan desa dan juga tokoh masyarakat untuk menjadi pengawas pembangunan JPD yang dilakukan secara swakelola ini. "Anda harus tahu betul kualitas aspal, cor atau paving yang yang dipakai untuk pembangunan JPD di daerah masing-masing. Kalau paving periksa ketebalan maupun kekuatan paving. Jangan sampai paving yang dipasang jauh dari standard kelayakan," katanya. Terkait akan dimulainya pembangunan JPD ini, Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Gresik, M. Najib mengatakan JPD kali ini diperuntukkan pada 140 desa di 17 kecamatan. "Total panjang JPD yang akan dibangun pada tahun 2014 yaitu 76.255 meter dengan rincian jalan aspal 83 meter, paving 54.003 meter, cor beton 12.361 meter, makadam 2.848 meter dan urugan 6.960 meter," katanya. Ia mengatakan, total pembangunan JPD yang sudah dibangun Pemkab Gresik sampai tahun 2014 sepanjang 480.870 meter atau 93,76 persen dari jalan poros yang ada. "Kami berharap dengan adanya pembangunan ini bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat demi tercapainya peningkatan pertumbuhan ekonomi di masing-masing wilayah," katanya.(*)


Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026