Sumenep (Antara Jatim) - Tiga calon legislatif (caleg) dari kalangan perempuan berhasil meraih kursi di DPRD Sumenep, Jawa Timur, sesuai hasil rekapitulasi perolehan suara sah hasil Pemilu 2014 oleh KPU setempat. "Tiga dari 50 calon terpilih anggota DPRD Sumenep hasil Pemilu 2014 adalah perempuan. Mereka berasal dari tiga partai politik yang berbeda," ujar komisioner KPU Sumenep Jazuli Muthar di Sumenep, Selasa. Tiga caleg perempuan yang meraih kursi DPRD Sumenep periode 2014-2019 itu adalah Dwita Andriani, Ummul Hasanah, dan Zulfah. "Sesuai hasil rekapitulasi perolehan suara sah, perolehan suara mereka memang tertinggi dibanding caleg lainnya dalam satu partai politik di daerah pemilihannya," kata Jazuli. Dwita Andriani adalah caleg dari PAN yang bertarung di daerah pemilihan (dapil) Sumenep I, yakni Kota, Kalianget, Talango, Batuan, dan Manding, dengan nomor urut 1 (satu). Ummul Hasanah adalah caleg dari PDI Perjuangan di dapil Sumenep II, yakni Lenteng, Saronggi, Bluto, dan Giligenting, dengan nomor urut 5 (lima). Sementara Zulfah adalah caleg dari Partai Gerindra di dapil Sumenep III, yakni Ganding, Guluk Guluk, dan Pragaan, dengan nomor urut 2 (dua). Dalam rapat pleno terbuka tentang penetapan perolehan suara sah partai politik dan calon terpilih anggota DPRD Sumenep hasil Pemilu 2014 oleh KPU setempat, Dwita Andriyani tercatat memperoleh 4.040 suara, Ummul Hasanah sebanyak 6.368 suara, dan Zulfah sebanyak 3.981 suara. "Dwita Andriani memang caleg perempuan kami yang diperkirakan lolos ke DPRD Sumenep periode mendatang. Statusnya sebagai petahana (pejabat kini) sekaligus kader senior PAN, pantas untuk diperhitungkan kembali masuk ke DPRD," kata Sekretaris DPD PAN Sumenep Faisal Muhlis. (*)


Editor : Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2026