Sidoarjo, (Antarajatim) - Isak tangis mewarnai penjemputan rombongan siswa sekolah SDN Ngampelsari, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu menyusul salah satu bus dalam rombongan tersebut mengalami kecelakaan di Pasuruan.
Salah seorang wali murid siswa, Cindy, di Sidoarjo mengatakan terdapat tiga bus dalam rombongan "outbond" di Pasuruan tersebut.
"Dari tiga bus yang ikut dalam rombongan salah satunya mengalami kecelakaan saat perjalanan pulang dari Pasuruan itu," katanya dengan mata berkaca-kaca.
Ia mengemukakan, dari tiga bus itu diisi oleh siswa sekolah kelas empat dan kelas lima sekolah dasar Ngampelsari, Candi, Sidoarjo.
"Kami masih belum mendapatkan jumlah pasti berapa korban yang mengalami luka-luka atau juga meninggal dunia pada kecelakaan tersebut karena informasinya masih simpang siur," katanya.
Namun yang jelas, dari tiga bus tersebut hanya dua bus saja yang berhasil kembali pulang dan beruntung anak saya selamat karena bus yang ditumpanginya tidak terguling.
"Saya bersyukur anak saya selamat dan tidak ikut dalam kecelakaan tersebut, semoga keluarga yang mendapat musibah tersebut diberkan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini," katanya.
Sementara itu, Dian S, salah seorang siswa mengatakan, bus yang mengalami kecelakaan merupakan bus di urutan depan dan dirinya saat itu berada di bus urutan kedua.
"Saya lihat banyak teman-teman saya yang tergencet. Kami semua menangis," katanya sambil sesenggukan menahan air mata.
Belum ada penjelasan dari pihak sekolah mengenai kegiatan itu. Para guru yang mendampingi di dua bus yang tiba tersebut pun enggan memberikan penjelasan lebih lanjut dan menjauhi kerumunan orang tua yang sudah berada di lokasi.(*)
Editor : Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.