Gresik (Antara Jatim) - Pagelaran kirab budaya yang bertema penobatan Prabu Satmoto atau Sunan Giri menandai peringatan hari jadi ke-40 Kabupaten Gresik dan HUT ke-527 Kota Gresik, Jawa Timur, Minggu.
Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gresik Siswadi Aprilianto, Minggu mengatakan kirab yang digelar hingga sore hari itu bertujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang proses terbentuknya Kabupaten Gresik.
Selain itu, kirab juga digelar untuk menarik wisatawan asing dan domestik agar berkunjung ke Kebupaten Gresik.
"Dalam kirab itu yang bertindak sebagai Sunan Giri adalah Bupati Gresik Sambari Halim Radianto, dan Wakil Bupati Mohammad Qosim memerankan Syeh Gerigis yang juga merupakan tokoh pendiri Kabupaten Gresik," katanya.
Ia mengatakan, dalam kirab itu khusus mendatangkan empat kereta kencana dari Kota Solo, Jawa Tengah, ditambah sejumlah tarian daerah.
"Di kereta pertama dinaiki bupati dan wakil bupati, sedangkan di kereta kedua, tiga dan empat dinaiki oleh para istri serta pejabat Pemkab Gresik dengan ditarik masing-masing oleh dua ekor kuda," katanya.
Selain digelar acara kirab budaya, pemkab juga mengadakan promo budaya dan pameran ekonomi kreatif di sepanjang Jalan Jaksa Agung Suprapto Gresik.
Wakil Bupati Gresik, Mohammad Qosim berharap, dengan adanya pameran ini akan mengasah pelaku usaha kecil dan menengah di Gresik untuk masuk ke ekonomi pasar global.
"Mau tidak mau kita akan masuk pada area ekonomi pasar bebas. Dengan banyak tampil dipameran, maka para pelaku UKM bisa terasah dan tampil lebih percaya diri di pasar bebas nantinya," katanya. (*)
Editor : Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.