Gresik, (Antara Jatim) - Pemerintah Kabupaten Gresik, Jawa Timur, memberikan bantuan sebanyak 50 ribu genting kepada korban erupsi Gunung Kelud (1731 mdpl) yang ada di tiga wilayah, yakni Kabupaten Kediri, Malang serta Blitar.
Bantuan itu diberangkatkan secara bersama dengan bantuan lain seperti air mineral, terpal, sarung, selimut, eternit, pempers, sembako, pakaian, susu serta makanan kecil dari halaman kantor Bupati Gresik, Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Jumat.
"Bantuan ini dikirim secara langsung kepada korban erupsi Gunung Kelud, yakni kepada masyarakat yang terdampak di Kabupaten Kediri, Malang dan Blitar," kata Wakil Bupati Gresik, Muhammad Qosim.
Ia mengaku sangat berterimah kasih atas partisipasi semua pihak dalam mengumpulkan bantuan ini, sehingga bisa secara bersama-sama diberangkatkan dari halaman kantor bupati Gresik untuk korban kelud.
"Terima kasih kami sampaikan kepada beberapa organisasi masyarakat yang turut dalam bantuan ini, semoga bisa bermanfaat untuk saudara kita yang saat ini tengah membutuhkan," katanya.
Sebelum diberangkatkan, dilakukan upacara pemberangkatan secara formal, dan bertindak sebagai Inspektur upacara adalah Komandan Kodim 0817 Gresik, Letkol Awang Pramila.
Sebelumnya, diakui Sekretaris Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Malang, Apriliyanto, kebutuhan genting untuk warga korban kelud di sekitar Desa Pandansari sangat mendesak, sebab untuk mempercepat pemulihan perbaikan rumah warga pascaerupsi.
"Selama ini kurangnya pasokan genting ke Desa Pandansari membuat perbaikan rumah warga berjalan lambat," katanya.
Ia berharap, dengan adanya bantuan genting dari berbagai pihak proses perbaikan bisa
cepat dilakukan sebelum masa tanggap darurat pada tanggal 4 Maret 2014.(*)
Editor : Edy M Yakub
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.