Surabaya (Antara Jatim) - DPRD Kota Surabaya meminta Dirut Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya Ratna Achjuningrum bertindak tegas terhadap karyawan yang tidak loyal.
Ketua DPRD Surabaya M. Machmud, Senin, mengatakan izin konservasi akan segera diterima Pemkot Surabaya, sehingga pihaknya berharap Dirut PD Taman Satwa (TS) Kebun Binatang Surabaya (KBS) untuk bisa membuktikan KBS akan jauh lebih baik.
"Saran saya kepada KBS, harus berani memangkas mereka (karyawan) yang tidak bisa bekerja dengan dirut," katanya.
Menurut dia, Dirut PDTS KBS mengetahui siapa saja yang dinilai tidak loyal kepadanya.
"Dirut tahu siapa yang ikut kelompok ini dan kelompok itu, makanya dirut harus berani dan tegas," ujarnya.
Selain itu, Machmud mengatakan dirut KBS harus berani memecat karyawan yang tidak loyal terhadapnya dan tentunya bisa menyelesaikan persoalan yang ada di KBS. "Jika Dirut berani dan tegas, maka wali kota tidak repot-repot mengurusi KBS," katanya.
Selama ini, lanjut dia, yang di depan dalam upaya menyelesaikan persoalan KBS adalah wali kota. Bahkan wali kota sendiri yang melaporkan permasalahan KBS ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). "Saya sarankan dirut KBS aktif," katanya.
Selain itu, lanjut dia, dirut diminta untuk melakukan pembenahan manajemen KBS. "Dirut juga harus berani mengambil risiko. Jangan diam dan menyerahkan kepada wali kota," ujarnya.
Sementara itu, Dirut PDTS KBS Ratna Achjuningrum hingga saat ini belum bisa dikonfirmasi. Saat dihubungi melalui ponselnya terdengar nada dering, namun tidak diangkat. (*)
Editor : Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.