Banyuwangi (Antara Jatim) - Tim putra Jakarta Electric PLN tampil mengejutkan dengan menumbangkan tim kuat Surabaya Samator 3-1 (20-25, 29-27, 25-23, 25-21) pada laga terakhir seri kedua putaran dua kompetisi bola voli BSI Proliga di Banyuwangi, Minggu malam. Bagi Jakarta Electric, kemenangan ini memperbesar peluangnya lolos ke babak empat besar dan untuk sementara menempati urutan ketiga klasemen dengan nilai 14. Sementara Samator yang telah memastikan lolos "final four", tetap bertengger di posisi puncak dengan nilai 20, diikuti Jakarta Pertamina Energi di peringkat kedua yang terpaut lima angka. Samator yang sehari sebelumnya menang dramatis 3-2 atas Pertamina, tampil bagus pada set pembuka, namun Jakarta Electric mulai memberikan perlawanan pada set kedua. Permainan tuan rumah Samator mulai menurun pada set ketiga, setelah beberapa serangan mulai tertahan blok-blok lawan dan pertahanannya mudah ditembus. Oki Setya Primadi dan Fikri Septian menjadi motor pendobrak pertahanan Samator dengan smes-smes kerasnya yang sulit dibendung. Insiden adu mulut antara I Putu Randu dengan pemain asing Jakarta Electric Dos Santos Cezan Moises pada set keempat, membuat pertandingan sempat memanas. Wasit pun mengeluarkan kartu kuning untuk kedua pemain. Melihat permainan tidak berkembang dan posisi tertinggal 5-10, pelatih Samator Ibarsjah Djanu menarik keluar "tosser" Hierrezuelo dan memasukkan Nizar Zulfikar. Setelah itu, Toiran juga diganti dengan Ahmad Faisal. Formasi pemain lokal di sisa laga set keempat tidak mampu mengejar ketinggalan angka dan Samator pun menyerah dari Jakarta Electric, sekaligus menjadi kekalahan keduanya musim ini, setelah pada putaran pertama dijegal juara bertahan Palembang Bank SumselBabel. (*)


Editor : Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026