Gresik, (Antara Jatim) - Posko banjir di berbagai kecamatan wilayah Kabupaten Gresik tetap dibuka selama 24 jam meski banjir di wilayah itu sudah surut sejak beberapa hari lalu.
Kepala Desa Iker-iker Geger, Kecamatan Cerme, Kristiono, Senin mengatakan, posko di wilayahnya akan tetap dibuka selama 24 jam sambil menunggu instruksi pemerintah daerah.
Menurutnya, keberadaan posko di desa paling parah dilanda banjir itu sangat bermanfaat, terutama bagi warga yang memeriksakan kesehatannya pasca-banjir.
"Posko banjir ini masih sangat perlu, terbukti meski banjir sudah surut masyarakat korban banjir yang berkunjung ke posko untuk memeriksakan kesehatan di Desa Iker-iker Geger masih lumayan banyak," katanya.
Ia menjelaskan, keberadaan posko kini dibuat menampung bantuan dari masyarakat yang hingga saat ini terus mengalir ke desanya.
"Hari ini juga datang bantuan dari ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan Sekretariat Daerah Kabupaten Gresik ke Desa Iker-iker Geger, dan membawa 75 kg beras dan 15 dos mie instan," katanya.
Menurut Kristiono, bantuan masyarakat maupun Instansi yang datang ke desanya sampai saat ini sudah sangat cukup, sehingga pihaknya sangat berterima kasih kepada masyarakat.
Sebelumnya, Desa Iker-iker Geger, Kecamatan Cerme merupakan wilayah yang terparah dilanda banjir di Kabupaten Gresik, dan ketinggian banjir mencapai lebih dari 50 meter, bahkan sejumlah rumah hanya terlihat atapnya.(*)
Editor : Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.